Velg HSR RFG HRN Beraksi di Stancenation Jepang

HSR sebagai brand velg asal Indonesia tampil di Stancenation Jepang, yang berlokasi di Odaiba Aomi NOP Section. Dalam gelaran kali ini, velg HSR RFG HRN dipasangkan ke mobil Nissan 370Z Nismo lansiran 2011 milik Michael Jeremia. Pria asal Indonesia itu bekerja di Jepang sebagai desainer mobil.

Mobil sport bergaya Japan Domestic Market (JDM) ini diberi nama Ayase. Nissan 370Z Nismo ini dipilih olehnya, sebab dianggap mampu menarik perhatian banyak pengunjung Stancenation kali ini. Ia menjejalkan velg HSR Forged dengan kode RFG HRN MJT.

Spesifikasinya ialah diameter 19 inci, lebar 11 inci, dengan offset minus 22 di depan dan lebar 12 inci dengan minus 13 di belakang. Komposisi ini membuat tampilan mobil semakin atraktif. Finishing velg tersebut diberi warna Disc Brush Grey dan dipadu dengan Big Brake Kit HSR Braking System. Eksterior mobil sport ini pun semakin sporty.

“Nissan 370Z Nismo cukup sederhana untuk dimodifikasi, supaya tampilannya lebih keren. Selain itu, mobil ini sangat menarik perhatian terutama pada acara Stancenation. Di sana banyak Nissan Z yang turut meramaikan acara tersebut,” kata Michael Jeremia.

Pria yang tinggal di kota Kanagawa ini, memercayakan modifikasi mobilnya di bengkel Wildline di kota Fukushima, Jepang. Hasil finishing dan detail HSR Forged yang diekspor ke Jepang, ternyata membuat kagum sejumlah builder maupun modifikator asal Jepang. Bahkan, banyak respon positif terhadap velg asal Indonesia tersebut di Jepang.

“Banyak dari rekan yang kagum dengan brand velg HSR. Sebab brand ini baru pertama ditampilkan di Jepang. Respons mereka pun sangat positif,” imbuhnya. Lebih lanjut, HSR Forged seri RFG HRN MJT ini merupakan velg forged asal Indonesia yang berkolaborasi dengan desain dari Haruns Maharbina, selaku car enthusiast Tanah Air.

Toyota Supra GT4 Iron Man, Bikin Tony Stark Tersenyum Puas

Di antara pameran otomotif yang ada di Jerman, nama Essen Motor Show mungkin tak terlalu populer. Justru ini adalah hajatannya para tuner dan modifikator otomotif serta pecinta mobil sport di Jerman. Salah satu karya modifikasi yang dipamerkan adalah Toyota Supra GT4 “Iron Man” hasil garapan Toyota Jerman.

Info resmi yang diberikan seputar mobil modifikasi yang satu ini memang tak terlalu lengkap. Namun dari tampilannya, detail ubahannya cukup bisa bercerita.

Basis model yang digunakan sebagai bahan modifikasi pun ternyata bukan Toyota Supra biasa. Tapi sebuah edisi khusus yakni Supra GT4 100th Edition Tribute. Mobil edisi terbatas ini dibuat sebagai momen perayaan unit produksi ke-100 dari mobil balap Toyota Supra GT4. Harganya pun tidak murah. Mobil ini di Jerman label harganya €68.900 atau sekitar Rp 1,1 milyar (off-the road)!

Iron Man Luar Dalam

Nah, sekujur bodi mobil dikemas dengan grafis livery tokoh superhero Iron Man. Tak hanya tampil dengan gimmick grafis pada bodi. Sejumlah ubahan pun dilakukan pada eksterior.

Sirip splitter pada bemper depan, kaca spion serat karbon dan sayap spoiler berbahan serat karbon adalah sekilas ubahan yang terlihat. Bilah pelek alloy 19-inci lansiran Protrack berkelir Gold terlihat kontras dengan kaliper rem berkelir hitam.

Tampilan ala street custom nan gaul rasanya kurang greget jika sektor kaki-kaki tak mendapat sentuhan. Ya, suspensi standar diganti versi balap plus satu set damper yang beban redamannya bisa disetel. Ketinggian ayunan suspensi pun diturunkan sekitar 35 mm. Bodi jadi terlihat ceper dan pelek bisa masuk dengan pas di rongga fender.

Tampilan interior mobil ini sepintas hampir sama seperti Supra GT4 100th Edition Tribute. Namun ternyata terdapat sedikit perbedaan. Pedal standar diimbuhi cover pedal lansiran AC Schnitzer. Jok sport warna hitam beraksen jahitan benang yang kontras serasi dengan nuansa serat karbon pada panel interior. Emblem khusus pun disematkan sebagai penanda.

Tak dijelaskan apakah sektor mesin turut mendapat sentuhan atau tidak. Standarnya, mobil ini dibekali mesin 6-silinder 3.0-liter turbo racikan Toyota Gazoo Racing. Output tenaga sebesar 335 hp dan torsi maksimum 500 Nm diteruskan ke roda via transmisi manual 6-speed.

Hanya butuh 4,6 detik untuk melesat hingga 100 km/jam. Dan ternyata Supra GT4 Iron Man ini dibekali sistem exhaust lansiran Milltek. Raungan mesin di setiap perpindahan gigi dijamin membuat hati Tony Stark bergelora hingga mencapai top speed 250 km/jam.

 

 

Kontes Modifikasi Daihatsu Tantang Konsumen Loyalnya

Daihatsu tidak pernah melupakan konsumen loyalnya, terutama kawula muda melalui berbagai program atraktif. Salah satunya lewat kontes modifikasi mobil bertajuk Daihatsu Dress Up e-Challenge.

Program hasil kerjasama antara PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan Hot Import Night (HIN) menjadi bagian dari International Automodified (IAM) merupakan ajang bagi kawula muda dalam mengekspresikan dirinya secara positif melalui adu kreativitas modifikasi mobil Daihatsu.

Ajang Daihatsu Dress Up e-Challenge ini merupakan kontes tahunan modifikasi terbuka untuk seluruh model Daihatsu, serta telah berlangsung selama 10 tahun berturut-turut sejak 2014 dengan ribuan peserta. Tentu saja modifikasi yang dilakukan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan.

Kontes modifikasi tahun ini diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) dengan pembagian empat area regional, meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Bali.

Tahun ini, tercatat sebanyak 1.374 mobil peserta yang telah dimodifikasi dan berpartisipasi. Dalam hal penjurian, publik atau netizen juga berkontribusi dalam memberi vote, untuk menilai mana mobil terkeren menurut versi mereka.

Daihatsu juga menggelar kompetisi modifikasi virtual yang ditujukan sebagai ajang adu kreativitas, konsep, serta kemampuan digital editing. Kompetisi ini diikuti lebih dari 163 peserta yang menampilkan konsep desain mobil terbaik mereka.

“Kami mengapresiasi para peserta yang telah berpartisipasi dalam program kontes modifikasi tahun ini. Program ini terus mendapat sambutan positif selama 10 tahun,” kata Masato Harada, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

“Semoga kontes Daihatsu Dress Up e-Challenge dapat menjadi sarana positif bagi Sahabat Muda Kreatif dalam adu kreativitas melalui modifikasi mobil, serta membuat Daihatsu semakin dekat dengan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Modifikasi Hilux Champ

Dari Pikap Gaul Sampai Motorhome, Ini Modifikasi Toyota Hilux Champ Buat Inspirasi

Toyota Motor Thailand baru saja meluncurkan kendaraan niaga serbaguna Hilux Champ. Tak sekadar diluncurkan dalam versi standar, tapi juga versi modifikasi Hilux Champ. Konsumen di Thailand bahkan bisa mengaplikasikan beragam parts aftermarket dari sekitar 100 produsen aksesoris yang ada di Thailand. Membuktikan kalau mobil ini sangat modular.

Pikap Gaul

Dari beragam varian tersebut para konsumen dapat menyesuaikan seperti apa versi ubahannya. Bagi penyuka gaya ala mobil gaul nan sporty terdapat versi custom “White Shark”. Hilux Champ dengan bodi berlabur livery warna warni dan decal sponsor ala street race custom tampil kontras dengan kap mesin berkelir hitam. Suspensi yang diturunkan dipadukan dengan pelek alloy ukuran besar berbalut ban racing profil tipis. Bodi pun terlihat lebih ceper.

 

Adventure

Ingin gaya sporty adventure? Tersedia aksesoris opsional lansiran Toyota. Bemper depan diimbuhi aksesoris add-on serta skid-plate berwarna aluminium. Pada pintu terpasang garnish bertuliskan “Hilux”. Selain tambahan lampu kabut dan roof rack, bodi ditopang pelek alloy berkelir hitam dengan aksen warna merah.

Motorhome 

Untuk versi motorhome atau caravan tersedia paket kelengkapan yang ditawarkan brand parts aftermarket Carryboy. Dek bagian belakang dipasangi bodi ala motorhome atau caravan. Ini adalah modifikasi bagi penyuka gaya nomaden. Interior kabin caravan dikemas bagai rumah berjalan. Mulai dari sofa, tempat tidur dengan atap panoramik, TV, dapur, hingga kamar mandi mini. Untuk modifikasi ini tentunya menggunakan variant long wheelbase dengan dek buritan yang extra panjang.

Mobil Camping

Untuk penyuka aliran camper, tampilannya sedikit lebih ringkas dan praktis dibanding versi motorhome. Parts aftermarket dan aksesoris TJM jadi pilihan untuk versi modifikasi bagi para penyuka aktifitas kemping.

Di bagian atap bodi belakang terdapat tenda lipat yang praktis. Modifikasi Hilux Champ ini, terlihat bagai mobil box ini dilengkapi dapur lipat. Modifikasi ini sedikit mirip food truck. Untuk tampilan pada bodi dilengkapi bull bar pada bemper depan serta pelek alloy warna hitam lansiran TJM.

Ini hanya sebagian dari konversi dan modifikasi yang dapat dilakukan pada Hilux Champs. Dengan sasis belakang model modular flat bed, konsumen dapat mengkonversi Hilux Champ untuk beragam kebutuhan. Bahkan untuk konversi seperti mobil damkar, ambulans maupun militer juga sangat memungkinkan.

Untuk saat ini Toyota Hilux Champ di Thailand baru tersedia dalam versi RWD. Namun  tidak tertutup kemungkinan versi 4WD akan segera menyusul. 

Opsi Mesin Dan Sasis

Toyota Motor Thailand memasarkan Champ dalam dua tipe yakni long wheelbase dan short wheelbase. Opsi mesin yang tersedia pun beragam baik bensin maupun diesel. Untuk opsi mesin bensin, yang pertama yakni 1TR-FE 4-silinder 2,0 liter bertenaga 137 hp dengan torsi 183 Nm. Transmisinya manual 5-speed. Yang kedua, 2TR-FE berkapasitas 2,7 liter bertenaga 163,6 hp dan torsi 245 Nm. Transmisinya automatic 6-speed.

Varian peminum solar dibekali mesin 2,4 liter turbodiesel 2GD dengan output tenaga 148 hp. Versi transmisi manual 5-speed torsi maksimumnya 343 Nm. Sedangkan versi transmisi automatic 6-speed torsinya lebih besar yakni 400 Nm.

 

 

 

Tren Daihatsu Feroza Nengeng, Seolah Mau Take Off

Segala sesuatu yang terkait dengan Bali memang selalu memiliki keunikan tersendiri. Jika Anda mengaitkannya dengan kesenian, hal itu tentu saja benar. Kreativitas masyarakat Bali pun tak hanya identik dengan keseniannya saja, namun juga ke dalam selera modifikasi kendaraan mereka. Beberapa tahun terakhir, dunia modifikasi kendaraan, terutama kendaraan roda empat di Bali, diramaikan dengan banyaknya Daihatsu Feroza dengan gaya mendongak.

Ya, mendongak! Biasanya, pengguna Daihatsu Feroza memodifikasi penampilannya dengan meninggikan bodi layaknya mobil off-road atau membuat ceper hingga seperti mobil balap. Ternyata para pengguna Daihatsu Feroza di Bali punya gaya tersendiri, dengan meninggikan bagian depan bodinya, setinggi mungkin. Sedangkan posisi bagian belakangnya jauh lebih rendah.

Aliran modifikasi khas Bali ini lazim disebut Nengeng atau NengHa (Nengeng Habis). Kalau diartikan ke bahasa Indonesia, istilah ‘Nengeng’ dalam bahasa Bali itu adalah memandang ke atas. Jadi, posisi bodi mendongak tersebut seperti orang yang sedang memandang ke atas.

Tentu saja yang namanya modifikasi kendaraan, pasti ada hal yang harus mendapat kompromi. Sehingga pengguna Daihatsu Feroza Nengeng ini perlu perhatian ekstra saat berkendara. Sebab visibilitas menuju depan tentu saja terganggu. Belum lagi rasa pengendalian kendaraan yang kurang tajam, karena suspensi depan sudah dimodifikasi total.

Menurut kami, memodifikasi kendaraan memang menjadi personifikasi diri pengguna kendaraan. Kreativitas setiap orang pun saling berbeda dan tidak boleh dibendung. Lagipula, modifikasi kendaraan tidak akan pernah ada batasnya.

Satu hal yang pasti, modifikasi kendaraan sah saja dilakukan, asalkan tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Kami yakin sekali, setelah tren Daihatsu Feroza Nengeng ini, di masa depan pasti ada kreativitas masyarakat Bali terhadap dunia modifikasi kendaraan yang lebih unik lagi.

Velg HSR BOB Hadirkan Gaya Modern Jap’s Style

Produsen pelek mobil buatan asli Indonesia, HSR Wheels kembali memperkenalkan produk terbaru mereka yakni HSR BOB. Deretan model pelek yang diluncurkan tersebut terinspirasi dari pelek ala JDM yang dikemas ulang dengan style kekinian.

Dari Pesanan Konsumen Jadi Versi Produksi

Model pelek ala JDM yang diluncurkan HSR Wheels kali ini berawal dari permintaan salah satu pelanggan yang berdomisili di kota Medan.

“Awalnya hanya dibuat versi ring 18, kemudian menyusul ring 15 dan 16,” terang Marketing Direktur HSR Wheel, Hendra Wijaya, pada acara peluncuran pelek HSR BOB di Jakarta, Sabtu (18/11).

Pemilihan ukuran ring 18 awalnya ditujukan bagi mobil sedan, SUV serta MPV ukuran sedang dan besar.

Kemudian ukuran lainnya pun dibuat oleh HSR Wheels untuk mengakomodir maraknya minat pemilik mobil sedan, hatchback serta MPV pengguna velg ring 15 dan 16.

Bagi yang ingin tampil ala Jap’s Style, pelek HSR BOB memadukan gaya ala velg JDM retro namun tetap terlihat modern dan sporty.

Transisi dari lubang baut ke bilah pelek terlihat lebih tegas. Pada bagian rim lips dibuat agak cekung. Sedangkan rivet dirancang dengan permukaan berkontur plus aksen debossed pada tepian rivet.

Tersedia Aneka Pilihan Ukuran

HSR BOB tersedia untuk ukuran ring 15 dan 16 inci. Offset lebar pelek depan 6,5 inci dan velg belakang dengan lebar 7 inci. Model offset belang seperti ini merupakan gaya street racer yang sempat trend di Tanah Air.

Untuk PCD tersedia berbagai ukuran mulai dari 4×100, 4×114, 5×112 hingga 5×114,3 mm untuk beragam model mobil.

Pilihan warna seperti gold, grey, silver, white dan black bronze dapat dipilih sesuai selera konsumen.

Soal harga, konsumen dapat menebus pelek HSR BOB mulai dari Rp 4,7 juta untuk velg ring 15 dan Rp 5,7 juta untuk velg ring 16. Harganya cukup sepadan dengan kualitas velg hasil garapan HSR Wheels yang tak perlu diragukan lagi.

HSR Wheels saat ini memiliki jaringan dealer resmi sebanyak 141 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan rencananya HSR Wheels akan menambah 10 jaringan dealer baru pada tahun 2024 mendatang.

Modifikasi Suzuki Jimny by Damd

Modifikasi Suzuki Jimny Supaya Lebih Terlihat Retro

Suzuki Jimny generasi terbaru memang seperti ‘kanvas kosong’ untuk para modifikator. Damd, modifikator Jepang kembali memperlihatkan hasil karya modifikasi terbarunya. Suzuki Jimny mungil dengan kemampuan off road mumpuni diberikan aksesoris yang membuatnya tampil layaknya Mercedes-Benz G-Class mini.

Kit modifikasi Suzuki Jimny ini terdiri dari sepuluh item. Meliputi grill depan dengan slat horisontal. Lampu utama asli tetap dipertahankan dan diberi pelindung, tapi bemper diganti dengan bentuk yang lebih tegas. Memperkuat kesan off roader tangguh. Tidak lupa lampu kabut kunig kotak untuk menghadirkan nuansa retro.

MOdifikasi SUzuki Jimny

Kap mesin juga diubah dengan dome yang lebih jelas terlihat. di pojokannya terpasang lampu sein tambahan. Lengkap dengan pelindungnya. Di samping, ada spion besar yang kami rasa agak berlebihan. Imbuhan striping dan stiker onta yang entah apa maksudnya terpasang di pintu. Yang paling asik adalh penggunaan pelek ‘kaleng’ dengan ban off road dan mud guard.

Atapnya dipasangkan roof rack dengan aksen kayu yang lagi-lagi memberikan kesan retro-klasik. Bagian belakangnya tidak banyak perubahan. Hanya bemper yang mengotak menyelaraskan dengan bagian depan. Sementara interiornya tidak terlalu banyak disentuh. Tapi Damd menawarkan opsi warna trim yang cukup menarik. 

Di balik kap mesinnya tidak ada perubahan. Karena ini adalah spesifikasi Jepang, mesin standar berkapasitas 658 cc dengan konfigurasi 3-silinder. Tenaganya tetap 63 hp dengan torsi 96,2 Nm. Untuk pasar negara lain, seperti yang Anda tahu, mesinnya 4-silinder 1,5 liter. Ini mungkin bisa jadi inspirasi untuk modifikasi Suzuki Jimny Anda?

Ini Dia, Perubahan Ekstrim Toyota GR Corolla Versi Tom’s Racing

Tom’s Racing, produsen parts aftermarket serta tuner spesialis mobil lansiran Toyota dan Lexus menggarap Toyota GR Corolla. Hasilnya ditampilkan di SEMA 2023 di Las Vegas Amerika Serikat. Dan kerna GR Corolla banyak penggemarnya di negara itu, tak pelak jadi pusat perhatian.

GR Corolla Tom's Racing

Tuner tersebut menggarap  GR Corolla varian Circuit dan Morizo Edition. Dan layak diakui, garapan Tom’s Racing ini jauh lebih sangar dan extreme. Wajahnya berubah drastis. Grille original diganti dengan model kotak dengan moncong menonjol. Mirip kotak radiator intercooler di mobil rally Safari Afrika dan mobil balap jalanan.

Bemper depan pun dirombak total. Sepasang sirip canard berukuran besar terpasang di pojokan. Di bawahnya lagi ditambahkan splitter pemecah angin dilabur warna gloss black.

Di bagian sisi bodi, bukan hanya side skirt di bawah dek samping. Ventilasi udara pada bodi pun digarap ala mobil rally. Seperti yang bisa dilihat, spakbor depan diberikan lubang udara besar. Sementara, dibalik velg alloy buatan Tom’s palang-5 terselip kaliper rem cakram berkelir merah.

Spoiler Peningkat Aerodinamika

Belakangnya juga tidak luput dari sentuhan. Tom’s Racing bahkan membuat sebuah spoiler baru. Terpasang rapi di atas pintu bagasi, menyambung ke sisi kiri-kanan kaca belakang. Spoiler berukuran besar ini mengingatkan kami pada Toyota Corolla Rally WRC.

Bagian ini juga diberikan canard di sisi kiri dan kanan plus, di bagian tengahnya tersemat deretan sirip kecil berjajar. Aliran udara dari arah depan yang melintasi atap dibiaskan ke arah belakang untuk meningkatkan gaya tekan.

Tidak ketinggalan, di bawah ada diffuser dan seperangkat pipa exhaust hasil garapan Tom’s Racing. Benar, kan? Tampilan GR Corolla yang berubah drastis, bahkan sampai disebut mirip mobil balap Pikes Peak. 

Kapan Dijual?

Namun untuk sektor mesin dan transmisi masih standar. Tak ada perubahan pada mesin 3-silinder 1.6-liter turbonya. Performa spek standar nampaknya dianggap memadai dengan 300 hp dengan penggerak AWD. 

Tom's Racing garap GR Corolla untuk tampil di SEMA 2023

Lalu, kapan tersedia di pasaran? Sayangnya, belum ada kabar perihal ini. Sepertinya Tom’s Racing ingin menggebrak dan mengingatkan kembali para penyuka modifikasi, kalau mereka masih berdiri. 

 

 

 

Toyota Rangga Concept Digimodz Contest Akomodir Kreativitas Masyarakat

Setelah tampil perdana di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, PT Toyota-Astra Motor (TAM) bersama dengan NMAA (National Modificator and Aftermarket Association) mengadakan Toyota Rangga Concept Digimodz Contest untuk dikonversi sesuai utilitasnya, dengan style eksterior dan interior yang stylish sekaligus fungsional.

Toyota membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengeksplor lebih dalam berbagai ide konversi mobil serbaguna berbasis Rangga Concept, sehingga beragam inspirasi diperoleh yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas banyak orang.

Gunakan DNA Kijang Pick Up 1977

Mobil ini membawa DNA Kijang Pick Up yang dikenal sangat multi talenta sebagai kendaraan niaga serbaguna sejak pertama lahir di tahun 1977. Dalam perjalanan, Kijang Pick Up tidak pernah lepas dari dukungan para karoseri lokal untuk dijadikan berbagai bentuk kendaraan niaga. Kolaborasi antara Toyota dengan karoseri Tanah Air berhasil memasukkan nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Guna memperluas cakupan kolaborasi, Toyota mengajak masyarakat untuk ikut merancang desain kendaraan niaga ini. Berkolaborasi dengan NMAA, PT Toyota-Astra Motor menggelar lomba desain digital Toyota Rangga Concept Digimodz Contest dan melakukan kick-off di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

Ada 3 tema yang dapat diterapkan

Lomba desain virtual dengan tema Business x Public Service x Lifestyle ini, mengajak publik untuk berpartisipasi memberikan berbagai ide konversi desain mobil serbaguna berbasis Rangga Concept, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para pelanggan. Toyota turut memajang beberapa hasil konversi Rangga Concept di booth Toyota Commercial yang dapat dijadikan acuan. Model yang ditampilkan ialah Rangga Concept Mobile Café, Rangga Concept Ambulance, Rangga Concept EV Charger Mobile Service, dan Rangga Concept Pace Car.

Kreativitas desain dapat dipilih sesuai 3 tema, yaitu Business, Public Service, dan Lifestyle. Jumlah hasil karya masing-masing peserta tidak dibatasi dan dapat mengirimkan lebih dari 1 karya dengan berbagai macam tema. Pada tahap final, seluruh 3 besar pemenang akan dibuatkan model skala 1:1 dari desain miliknya.

Masyarakat yang tertarik dan ingin mengikuti Toyota Rangga Concept Digimodz Contest dapat mempelajari syarat dan ketentuan serta peraturan lomba di website www.ranggaconceptdigimodz.com. Selanjutnya dapat mengirimkan hasil karya dalam bentuk digital antara 11 Agustus hingga 23 September 2023. Tersedia hadiah total Rp 130 Juta untuk para pemenang.

Honda WR-V RS Versi The Elite Mejeng di GIIAS 2023

Inilah Honda WR-V RS yang tampil beda lewat kolaborasi dengan rumah modifikasi The Elite di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Secara visual, Small SUV ini jauh lebih sporty, nampaknya Honda ingin menggaet para kawula muda yang menjadi pangsa pasar terbesarnya.

Garapan Honda WR-V oleh The Elite mengusung konsep Street Racing. Sporty namun tetap terlihat tangguh layaknya SUV. Gaya modifikasi pada WR-V RS ini meliputi stiker Honda berwarna merah-putih di kaca depan layaknya tampilan sebuah mobil balap, dilengkapi tambahan front diffuser.

Di bagian samping, Honda WR-V RS menggunakan pelek 7-spoke dengan suspensi yang direndahkan. Tentunya lengkap dengan side skirt serta body striping decal. Sementara di bagian belakang menampilkan penambahan body kit dengan custom rear spoiler, rear diffuser serta muffler.

Kolaborasi Sporty

Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami menampilkan bentuk kolaborasi modifikasi untuk Honda WR-V RS dengan The Elite untuk memberikan kesan sporty untuk para pengunjung khususnya konsumen kami dimana produk ini juga dapat menjadi pilihan anak muda serta keluarga muda yang aktif”.

Awalnya, The Elite Indonesia adalah salah satu badan usaha yang bergerak di industri Event Organizer otomotif. Kini menambah beberapa lini bisnis baru seperti The Elite Garage, The Elite Brand, dan The Elite Production yang bergerak di bidang digital.

Berawal dari beberapa car enthusiast ingin membuat terobosan baru untuk menjadi salah satu tolak ukur dunia modifikasi di Indonesia yang bisa dikenal oleh negara lain, maka terbentuklah The Elite Showcase. Acara tahunan ini selalu mengundang juri yang berpengaruh di luar negeri dan hanya memilih mobil modifikasi terbaik agar dapat menjadi pembuktian jika modifikasi di Indonesia sudah maju.

Kini, The Elite Indonesia membuat The Elite Garage, tempat Showcase mobil mobil dari tim The Elite Indonesia dan di lengkapi showcase merchandise yang diproduksi / dijual untuk umum dengan nama Elite Brand.

 

Alfa Romeo Giulia GTAm Tampil Beda Dengan Gaya California

Anda menyukai modifikasi mobil Eropa dengan karakter sport yang kental dan performa yang menggiurkan? Alfa Romeo? Andai saja banyak yang menyadari potensi yang terpendam. Sejak dahulu, mobil lansiran brand asal Italia yang satu ini sudah kencang sedari lahir…

Salah satu contohnya mungkin Giulia sedan (Type 952) yang diproduksi sejak tahun 2015. Beberapa varian modelnya sangat menggiurkan. Anda bisa pilih varian peminum bensin atau bermesin diesel. Mulai dari dari spek ‘biasa’, turbo atau twin-turbo.

Kali ini kami menampilkan modifikasi Alfa Romeo Giulia hasil garapan AL13 Wheels Design + Technik. Tuner yang bermarkas di Anaheim, California, AS ini mencoba menggarap Giulia sedan jadi tampil beda.

Giulia GTAm Californian Style

Garapan modifikasi pada mobil Alfa Romeo ini berawal dari pesanan Lager Corporation. Pemesannya bukan dari AS, tapi dari Jepang. Mobil yang dipilih untuk dipermak tampilannya adalah Alfa Romeo Giulia GTAm model terbaru. Ini jadi sebuah tantangan tersendiri. Pasalnya, di AS sangat jarang yang memodifikasi mobil Alfa Romeo, termasuk Giulia.

Untuk tampilan eksterior, body dilabur dengan warna hijau metalik Montreal Green plus body kit serat karbon. Panel body kit lebih banyak menggunakan kit dari pabrikan.

Pelek standar diganti dengan model three-piece centerlock R110.6 berukuran 21-inci. Pelek berbahan aluminium alloy ini merupakan hasil garapan AL13. Pelek depan beroff-set 21×10.5 dan 21×11.5 untuk pelek belakang.

Pada bagian tengah dan tepian luar pelek dilabur berwarna Gloss Brushed Triple Dark Tint. Sedangkan pada tepian bagian dalam pelek dilabur dengan warna Gloss Black. Nuansa warna gelap yang glossy pada pelek sangat kontras dengan warna body.

Ukuran pelek yang cukup gambot dibalut ban berprofil tipis. Roda dibuat agak celup masuk ke dalam fender agar body mobil terlihat ceper. Tak seceper garapan Liberty Walk yang nyaris rata aspal tentunya. Masih nyaman dan enak dikendarai di dalam kota.

Mesin Standarnya Sudah Kencang

Di balik bonnetnya tepasang mesin 2.9-liter twin-turbo V6. Output spek standarnya saja sudah bertenaga 533 hp dengan torsi maksimum 600 Nm. Ini adalah Giulia varian spek balap yang legal dibesut di jalan raya. Untuk sektor mesin tak disentuh. Performa dianggap sudah sempurna.

Mobil sedan sport seperti Alfa Romeo Giulia versi custom memang tak umum terlihat berseliweran di jalan raya kota LA, bahkan di Jepang maupun Indonesia. Setidaknya hasil modifikasi garapan AL13 mengubah mindset bahwa mobil Italia selerti Alfa Romeo Giulia GTAm juga bisa tampil sangat keren.

HSR Boafeo Dan Aerotech, Pelek Bergaya Hype dan Aerodinamis

Banyak cara untuk membuat penampilan mobil standar menjadi luar biasa. Salah satunya penggunaan pelek dengan fitment yang proper dan sesuai. HSR Wheel kembali meluncurkan pelek untuk para car enthusiast. Brand pelek lokal yang sudah mendunia ini melansir produk terbarunya, HSR Boafeo dan HSR Aerotech.

Keduanya diklaim sebagai racikan yang cocok untuk Anda yang berjiwa muda dan ingin meningkatkan aerodinamika. Meski semuanya kembali ke selera masing-masing. 

HSR Boafeo

Untuk Anda penyuka gaya racing look, bisa memilih HSR Boafeo. Bergaya racing, menampilkan gaya 10-spoke yang mengecil ke ujung bibir pelek. Desain ini membuat bobot pelek ini menjadi lebih ringan. Selain itu, dilengkapi juga ring melingkar layaknya cincin penyangga yang, diklaim oleh HSR, membuatnya menjadi lebih kuat dari tekanan maupun benturan saat digunakan.

Boafeo juga dilengkapi dop besar hexagonal yang memiliki dua fungsi sebagai cover penutup lugnut agar terlihat clean dan berfungsi sebagai kuncian terhadap cover tambahan.

Tersedia dalam ukuran ring 15, 16 dan 17-inci. Pilihan lubang PCD yakni 4×100, 4×114,3 dan 5×114,3 dengan ET42. Untuk pilihan warna antara lain Silver, Bronze, Gun Metal, dan Matte Black.

HSR AeroTech

Produk ini merupakan cover pelek berbentuk piringan dengan model hype saat ini. Aerotech didesain agar mampu mengontrol aliran angin dan meningkatkan aerodinamika. Hasilnya mobil menjadi lebih konsisten karena hambatan udaranya menjadi lebih minimal.

HSR AeroTech ini dirancang dengan tiga bagian konstruksi. Mulai dari pelek, dop kunci dan grafis. Karena itu proses produksinya juga terbilang cukup panjang. Saat ini,  hanya tersedia dalam ukuran ring 15 dan 16-inci dengan berbagai varian desain grafis yang dikatakan menarik dan fresh.

Hendra Wijaya selaku Direktur Marketing HSR Wheel, menjelaskan “Proses pembuatan HSR AeroTech dibuat sangat detail dengan memperhatikan desain konstruksi, material yang kuat. Bahkan sampai ke grafis yang akan dibuat agar konsumen lebih puas dengan hasilnya. Dan bisa tampil lebih percaya diri dengan tampilan mobilnya.”

Harga untuk 1 set velg Boafeo ditawarkan mulai Rp 5,2 juta hingga Rp 6,6 juta. Untuk HSR Aerotech ditawarkan hanya Rp 850 ribu, namun untuk 1 set lengkap akan diberikan harga bundling dengan harga Rp 6 juta hingga Rp. 7,4 juta. Tertarik?

 

Paket Upgrade MH3 650 Racikan Manhart Ubah BMW M3 Touring Jadi Superwagon

Setelah Sedan, pemilik BMW M3 Touring kini juga dapat mengupgrade mobil mereka. Ini dia paket MH3 650 Touring dari tuner spesialis BMW, Manhart. Tak hanya ubahan tampilan, namun juga mendongkrak output performa. Ya, dari sport wagon menjelma menjadi super wagon.

Adapun paket MH3 650 Touring yang ditawarkan Manhart meliputi upgrade performa, suspensi, dan tentu saja aksesoris serta body kit.

Tuner dan modifikator kondang yang bermarkas di wilayah Wuppertal, Jerman ini tak hanya menawarkan paket modifikasi saja. Mobil BMW M3 Touring (G81) 2023 hasil garapan mereka pun dipamerkan pada event Tuning World Bondesee. Event akbar modifikasi otomotif ini digelar di Friedrichshafen, Jerman di penghujung Mei 2023 lalu.

Body Touring Rasa M4 CSL

Pada contoh model M3 Touring yang telah diupgrade menjadi versi MH3 650 Touring, body berkelir Baby Blue dipadukan dengan imbuhan grafis warna hitam dan aksen serat karbon. Melengkapi paket opsional body kit lansiran BMW M.

BMW M3 Touring diracik ulang oleh tuner Manhart. Tenaganya naik, body makin galak.

Bonnet serat karbon dan sirip splitter pada bumper depan dicangkok dari BMW M4 CSL. Grille standar diganti dengan versi Manhart. Sirip canard peningkat aerodinamika dipasang pada tepi bumper depan. Lubang air intake pada bagian depan pun dihiasi garnish.

Mobil keluarga tapi beringas.

Pada bagian samping, body M3 Touring diimbuhi body kit add-on, mulai dari side skirts hingga fender. Di bagian buritan, terdapat ekstensi pada spoiler di bagian atap. Emblem Manhart pun tak lupa disematkan pada body bagian belakang.

Agar makin garang, Manhart membekalkan velg alloy lansiran Yido Performance dengan desain yang keren. Roda depan menggunakan velg ukuran 20 inci. Sedangkan roda belakang dibekali velg ukuran 21 inci.

Untuk mengimbangi penggunaan velg baru dan agar body terlihat kian ceper, suspensi pun dipasangi lowering kit adjustable dari H&R.

Upgrade Performa 

Hanya mengupgrade tampilan eksterior rasanya nanggung dan kurang totalitas. Alhasil, sektor performa pun turut mendapat sentuhan upgrade. Piranti sistem komputer manajemen mesin racikan Manhart yakni MHtronic auxiliary control unit dicangkok ke M3 Touring.

Mesin BMW M3 Touring di-upgrade oleh manhart.

Sistem penyalur gas buang standard diganti dengan buatan mereka. Pipa exhaust sport lansiran HJS dipadukan dengan tabung peredam Remus yang berujung pada 4 laras pipa exhaust 100 mm garapan Manhart.

Interior MH3 650 berbasis M3 Touring.

Output performa mesin 6-silinder segaris 3.0-liter twin turbo pun melonjak drastis. Tenaga maksimum kini menjadi 650 PS (inilah asal mula label MH3 650), atau 641 horsepower. Puntiran maksimum pun melejit dari 650 Nm menjadi 800 Nm. Output performa kini setara dengan BMW M3 racikan Manhart yang paling perkasa, MH3 GTR.

BMW M3 Touring modifikasi oleh manhart.

Tak hanya performa saja yang beringas. Alunan nada empat laras yang dilantunkan BMW M3 Touring pun segarang tampilan barunya.

Perihal rincian biaya yang harus dikeluarkan, Anda dapat mengunjungi situs resmi Manhart. Tapi jangan kaget setelah melihat label harga per itemnya, ya…

Kap mesin serat karbon M4 CSL saja harganya €17,250. Ya, kurang lebih kursnya sekitar Rp 283 jutaan! Sementara untuk satu set velg alloy yang dipasang dibanderol €5,829 atau setara Rp 95,7 jutaan. Tabung peredam knalpot Remus label harganya €4,165 yang kursnya kurang lebih sekitar Rp 68 jutaan.

Setidaknya peminat harus merogoh kocek sebesar €3,510 atau setara Rp 56,7 jutaan untuk piranti MHtronic control unit pendongkrak performa. Yang ini wajib harus terpasang pada paket MH3 650 Touring. Tak bisa ditawar.

Ehm… itu baru sebagian kecil dari keseluruhan daftar paket. Ada rupa, tentu ada harga.

 

OLX Autos IMX 2023 Series Surabaya Bakal Bawa Suasana Baru

Kota Surabaya menjadi salah satu kota dengan kreativitas modifikasi yang unik dan menarik. Gelaran ke-4 series pemanasan jelang OLX Autos IMX 2023 digelar di Grand City dengan tema ‘Surabaya Car Meetup’ menjadi acara yang digelar jelang agenda besar menuju acara puncak OLX Autos Indonesia Modification & Lifestyle Expo 2023.

Ajang kali ini akan tampil lebih meriah dengan beragam program acara khas IMX untuk mendukung perkembangan industri modifikasi Kota Surabaya serta menyuguhkan sebuah destinasi wisata otomotif di akhir pekan. Series OLX Autos IMX 2023: ‘Surabaya Car Meetup’ akan berlangsung selama satu hari penuh di Outdoor Area, Grand City Mall, Kota Surabaya pada Minggu 16 Juli 2023. Pengunjung dapat menikmati beragam program acara mulai pukul 15:00 – 22:00 WIB secara gratis dan dibuka untuk pengunjung umum.

Kemasan event otomotif yang kekinian

“Series OLX Autos IMX 2023: ‘Surabaya Car Meetup’ diharapkan dapat memotivasi para pelaku industri dan juga lifestyle untuk berpartisipasi langsung dalam mendukung suksesnya acara. Termasuk memberikan langkah strategis seiring perkembangan tren, munculnya inovasi baru, dan memperluas ruang kolaborasi secara berkelanjutan” kata Andre Mulyadi, selaku IMX Project Director.

“Industri modifikasi di tiap kota di Indonesia mulai bangkit. Kondisi ini menjadi peluang besar mendukung dan mengarahkan produk-produk aftermarket lokal dan kreativitas modifikasinya. SDM di Indonesia sebetulnya sudah maju dibanding negara lain, hanya saja dari sisi promosi harus dikemas melalui tampilan baru dan kekinian,” lanjutnya.

Tren modifikasi Surabayaan Style masih menjadi primadona modifikasi di Kota Surabaya melalui ciri khas dari basis mobil MPV. Surabayaan Style membawa sebuah perspektif jika mobil MPV yang biasanya diandalkan sebagai mobil harian keluarga bisa dimodifikasi jadi lebih proper menjadi sebuah karya otentik dari pemiliknya.

Bakal ada aksi drifting

Series OLX Autos IMX 2023: ‘Surabaya Car Meetup’ akan menghadirkan wadah berkumpul car enthusiast dengan beragam mobil modifikasi proper terbaiknya. Dalam gelaran series OLX Autos IMX 2023: ‘Surabaya Car Meetup’, Emmanuelle Amandio akan menghibur pengunjung acara dengan sejumlah aksi drifting.

Tak ketinggalan kontes modifikasi lampu mobil ‘Battle of The Light’ seri kedua akan kembali memilih para pemenang di Kota Surabaya pada 16 Juli 2023 mendatang. Selanjutnya para pemenang tiap series akan dipertemukan pada tahap final yang berlangsung saat acara puncak OLX Autos IMX 2023 pada 29 September – 1 Oktober 2023 di JCC, Jakarta. Selain itu, masih banyak segmen acara yang bakal meramaikan gelaran di Kota Pahlawan tersebut.

Otoproject Garage Kedua Hadir di Bintaro

Akhir pekan silam (27/05/2023) Otoproject membuka experience store terbarunya di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Otoproject Garage Bintaro yang terletak di Ruko Emerald Avenue 2, Blok EB No.5, Jl. Boulevard Bintaro Jaya tersebut merupakan cabang kedua dari jaringan retail setelah cabang Cengkareng di wilayah Jakarta Barat.

Pembukaan cabang baru ini ditujukan untuk memperluas jaringan retail Otoproject terutama di wilayah Tangerang Selatan, sehingga dapat melayani dan menjangkau konsumen lebih optimal lagi. Kini, Otoproject sudah beroperasi selama sebelas tahun dan tetap fokus dalam berinovasi menciptakan beragam aksesoris aftermarket untuk ratusan jenis mobil.

“Kami sangat antusias dengan pembukaan experience store baru kami di Bintaro. Dengan hadirnya Otoproject Garage di wilayah Tangerang Selatan, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para pelanggan kami,” ujar Martin, selaku founder Otoproject.

Outlet ini memiliki bangunan tiga lantai dengan area parkir luas. Lantai dasar mencakup area untuk pemasangan aksesoris mobil, serta ruang display yang memperlihatkan beragam produk aksesoris mobil. Pelanggan bisa memilih aksesoris untuk mobil mereka secara leluasa, melalui kehadiran produk Otorack sebagai series produk roofbox mobil, PlugnPlay sebagai series produk elektrikal mobil, dan Maxmat sebagai series produk karpet mobil.

Dalam rangka pembukaan Otoproject Garage Bintaro, Otoproject turut memberikan promo spesial dari 27 Mei 2023 hingga 30 Juni 2023. Pelanggan yang melakukan pemasangan produk di Otoproject Garage Bintaro berhak mendapatkan diskon 50 persen untuk biaya pemasangan.

Otoproject Garage Bintaro memiliki jam operasional untuk hari Senin sampai Jumat pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sedangkan khusus di hari Sabtu dan Minggu beroperasi pada pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB. Selanjutnya, Otoproject berencana untuk melanjutkan ekspansi jaringan retail mereka dengan membuka beberapa cabang baru di wilayah Jabodetabek.

Manhart Rombak Tampilan BMW M4 DTM Champion Edition 2016

Bosan dengan tampilan mobil BMW Limited Edition yang tersimpan di garasi anda? Manhart dengan senang hati akan menggarap ulang tampilan mobil anda.

Yang dirombak tampilannya oleh tuner spesialis BMW asal Jerman tersebut kali ini bukan sembarang ‘Limited Edition’. Tapi salah satu dari 200 unit BMW M4 DTM Champion Edition 2016.

Mobil ini dibuat khusus untuk merayakan kemenangan Marco Wittman yang membawa BMW sebagai juara seri balap DTM (Deutsche Tourenwagen Masters) untuk kedua kalinya. Saat pertamakali diluncurkan, label harganya sekira €148.500 (off the road) atau kursnya setara Rp 2,3 milyar pada saat itu. Ubahan apa saja yang dilakukan Manhart pada mobil spesial ini?

Cukup Sedikit Sentuhan Pada Interior

Tak banyak ubahan yang dilakukan Manhart pada area interior mobil yang berbasis dari BMW M4 (F82) generasi pertama ini. Pasalnya, kemasan interior mobil ini sangat khas dan spesifik. Konten standar pada interior mobil ini tak ubahnya sebuah mobil balap.

Pada kabin terdapat sepasang jok balap model bucket berbahan serat karbon…dan tanpa jok belakang. Seisi kabin pun terlindungi pipa roll bar dan roll cage ala mobil balap DTM. Harness standar FIA pada jok balap terjangkar pada dek kabin belakang.

Manhart hanya sedikit menginfokan ubahan area interior. Di antaranya yakni melepas salah satu panel ventilasi A/C pada konsol tengah dan menggantinya dengan layar digital tambahan lansiran Awron.

Tune-up Mesin Ala Manhart

Dalam kondisi standar, M4 edisi khusus ini dibekali mesin 6-silinder 3.0 liter twin-turbo berkode S55. Output tenaganya 493 hp dengan torsi maksimum 600 Nm.

Hanya butuh sekira 3,8 detik untuk melesat ke angka 100 km/jam. Top speed dibatasi secara elektronik di angka 306 km/jam.

Tak ingin tanggung, Manhart melakukan tune-up pada sektor performa. Dimulai dengan melakukan upgrade dari spek bawaan pabrik menjadi versi Manhart, yakni spek MH4 GTR. Perangkat turbo plus intercooler diganti baru. Tekanan boost pada turbo pun disetting ulang. Sejumlah komponen mesin pun tak luput dari upgrade versi Manhart.

Intake manifold bawaan mesin diganti versi berbahan serat karbon. Demikian pula dengan sistem exhaust yang tak luput dari upgrade.

Sistem saluran gas buang stainless-steel yang kini dibekalkan dilengkapi katup pengontrol aliran gas buang sesuai putaran mesin. Keempat ujung laras exhaust terbuat dari bahan serat karbon.

Tahapan yang terakhir adalah upgrade pada ECU serta melakukan remapping kurva performa mesin.

Hasilnya, performa mesin mobil ini pun mengalami lonjakan tenaga menjadi 698 hp. Torsi maksimum pun melesat menjadi 980 Nm. Hanya saja pihak Manhart tak mengungkap angka akselerasi dan top speed dari M4 hasil racikan mereka.

Penyegaran Tampilan Eksterior

Versi standar dari BMW M4 DTM Champion Edition gen 2 versi 2016 tampil dengan baluran warna Alpine White dengan stripping decal khas BMW M.

Kemasan standar pun diganti dengan livery “Marlboro”. Plus decal ala mobil balap DTM pada sekujur body M4 berkelir Alpine White ini. Logo khas Manhart pun tersemat pada grille.

Spoiler ‘ducktail’ pada buritan diganti dengan sayap ala mobil balap GT berbahan serat karbon. Lip spoiler dan side skirt tambahan berbahan serat karbon nampak serasi dengan sirip canard bawaan mobil.

Sebagai penopang body, tak ada ubahan pada setup suspensi bawaan mobil. Namun pelek BMW M bawaan M4 diganti alloy high performance 20 inci 6-double-spoke warna Satin Black.

Pelek depan memiliki off-set 9 x 20-inci dan 10.5 x 20-inci belakang. Ban high-performance Michelin Pilot Sport 255/35 ZR20 terpasang pada roda depan. Belakangnya 295/30 ZR20. Piranti rem tetap menggunakan cakram serat karbon BMW M.

 

 

HSR Wheel JDM Style

HSR Wheel Munculkan Delapan Velg Bergaya JDM

HSR Wheel sebagai brand velg Indonesia kembali velg dengan bergaya JDM (Japanese Domestic Market). Tak tanggung-tanggung, HSR Wheel langsung merilis delapan model sekaligus. Seluruh velg dihadirkan dengan berbagai diameter, PCD, lebar, dan warna. Model terbaru ini hadir guna memenuhi kebutuhan para modifikator lokal maupun konsumen Tanah Air yang ingin mengusung gaya JDM.

Kedelapan velg dengan desain terbaru ini masuk ke dalam dua seri, yaitu HSR Boroko Series dan HSR NX Series. Pada Boroko Series terdapat beberapa jenis, di antaranya DL, TJH, SRD, STY, GRY, ENDE dan Pente. Sedangkan pada HSR NX Series ada varian NX SPO.

Delapan velg tersebut tersedia dalam diameter 15, 16, 17 dan 18 inci. Pilihan PCD yang variatif, baik single maupun double PCD. Ukurannya model single PCD ditawarkan mulai untuk baut 4 PCD 114,3 dan 100mm, hingga baut 5 PCD 114,3. Untuk yang versi double PCD, dari lubang 8 untuk PCD 114,3 dan 100, hingga PCD 114,3 dan 100 untuk lubang baut 10.

HSR Wheel menawarkan harga yang variatif dan menyesuaikan kualitas serta kuantitasnya. Harga 1 set velg dibanderol mulai dari Rp 5-9 juta. Harga ini tergantung dari ukuran diameter yang dipilih oleh konsumen. “Sampai saat ini, kami sudah memiliki total sekitar 70 desain orisinal,” jelas Hendra Wijaya, selaku Direktur Marketing HSR Wheel.

Setiap velg buatan HSR Wheel tidak hanya mengutamakan dari segi tampilan saja, sebab seluruh produknya telah melewati uji kelayakan produk dengan sertifikasi SNI, JWL dan VIA. Selain itu, daya tahan atau durabilitasnya telah dibuktikan oleh para modifikator kawakan Indonesia hingga di banyak ajang motorsport dalam negeri.

Lebih lanjut, HSR Wheel juga ikut meramaikan acara Gaikindo Jakarta Auto Week 2023, selama 10-19 Maret 2023, di booth M17, Main Lobby Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Selama event berlangsung, terdapat diskon 10 persen setiap pembelian produk. Brand ini akan terus berinovasi untuk menghadirkan berbagai produk velg berkualitas, dengan desain yang mampu bersaing dengan produsen luar negeri.

McLaren Elva Racikan Novitec Tembus Top Speed 330 km/jam

Sejak diperkenalkan pada tiga tahun silam, supercar McLaren Elva adalah salah satu mobil paling indah yang pernah kami lihat.  Jumlahnya memang tak banyak hanya 149 unit. 

Meski demikian, Elva memiliki performa yang sangat potensial untuk ditingkatkan performa. Salah satunya adalah paket upgrade yang ditawarkan oleh tuner spesialis supercar, Novitec.

Revisi Performa Hypercar

Dalam kondisi standar, mesin V8 4.0 liter twin-turbo yang diusung oleh McLaren Elva memiliki output tenaga 804 hp dengan torsi maksimum 800 Nm. Perbandingan tenaga dan torsi yang nyaris imbang 1:1.

Masih belum puas atau dirasa kurang greget untuk menandingi supercar Italia? Tenang, Novitec menawarkan modul yang akan mengupgrade performa Elva menjadi berasa hypercar.

Dengan upgrade modul racikan Novitec, tenaga maksimum kini terdongkrak menjadi 906 hp, diraih pada 7.100 rpm. Sedangkan torsi maksimum hanya sedikit terkoreksi menjadi 888 Nm yang dicapai pada 6.300 rpm.

Novitec mengklaim McLaren Elva racikan mereka kini hanya butuh 2,7 detik untuk mencapai angka 100 km/jam. Untuk menyenggol angka 200 km/jam pun tak sampai 7 detik. Speedometer supercar open top ini pun kini dapat menyuguhkan angka top speed 330 km/jam. Bayangkan bentuk muka Anda saat berlari secepat itu dengan atap terbuka. 

Sentuhan Kosmetik Tampilan

Tak hanya berkutat di seputar performa mesin. Novitec pun sedikit mengemas ulang area interior dengan balutan kulit Alcantara yang tersedia dalam beraneka ragam pilihan warna. Bahkan tersedia banyak pilihan bahan kulit mewah lainnya. Ya, segala macam permintaan pelanggan akan dilayani dan (sebisa mungkin) dikabulkan oleh Novitec.

Sejumlah komponen di seputar ruang mesin pun dihiasi dengan lapisan emas. Novitec mengklaim hal tersebut dilakukan bukan demi gaya. Tapi untuk meredam hawa panas pada ruang mesin.

Perihal aerodinamika, Novitec ‘nyaris’ tak menyentuh setelan pabrikan. Ubahan pada suspensi membuat batas pijakan dengan tanah kini lebih rendah 20 mm. Hal ini sedikit banyak membawa pengaruh pada gaya tekan gravitasi.

Body yang kian ceper diimbangi dengan velg khusus yang dibalut ban high performance. Pada bagian depan menggunakan setup velg ber-offset 9×20 inci dibalut ban berukuran 255/30. Sementara pada bagian belakang menggunakan velg 12×21 inci yang dibungkus ban 325/25.

Novitec tak menyebutkan berapa rincian harga paket upgrade untuk McLaren Elva. Karena setiap pesanan memiliki keistimewaan. Makanya harganya bisa berbeda antara satu dan yang lainnya.