Suzuki XL7 Beta Hybrid Tawarkan Aspek Value for Money

Tepat di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Suzuki memperkenalkan XL7 model terbaru. LMPV tiga baris ini tetap hadir dalam tiga varian, yaitu Alpha Hybrid, Beta Hybrid, dan Zeta. Tak cuma menyuguhkan teknologi mild hybrid saja, tapi juga menawarkan sejumlah fitur modern serta tampilan eksterior yang semakin atraktif.

Biasanya konsumen Tanah Air gemar memilih varian tertinggi dari suatu model kendaraan, atau malah membeli varian bawah untuk menyesuaikan budget. Tapi dengan Suzuki menyediakan varian Beta Hybrid sebagai middle-spec, maka konsumen kendaraan keluarga yang berbekal dana sebesar Rp 300 juta lebih sedikit, tentu punya pilihan baru.

Agar XL7 Beta Hybrid terbaru ini semakin terlihat segar dibanding model sebelumnya, Suzuki telah memberi sentuhan di sejumlah bagian. Karakter SUV tetap dipertahankan pada eksteriornya, namun kini dibalut detail desain yang lebih ‘tenang’. Sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga maupun untuk penunjang aktivitas harian.

Karakter Tetap Dipertahankan

Bagian depannya menggunakan grille berukuran besar, dengan pola horizontal beraksen satin silver, sehingga menghasilkan kesan premium. Bumper depan dengan desain baru, dilengkapi garis tegas dan skid plate bernuansa silver. Untuk mendongkrak pencahayaan saat berkendara, terdapat sepasang LED foglamp. Sedangkan headlamp menggunakan LED yang seolah menyatu dengan grille.

Bagian sisi kendaraan memang tidak banyak berbeda dengan XL7 model sebelumnya. Namun karakter khasnya tetap dipertahankan. Sudah menjadi ciri khas dari setiap Suzuki XL7 ialah adanya overfender yang lebih menonjol, layaknya pada kendaraan SUV. Setiap ruang fender diisi oleh velg Polished Alloy Multi-Spoke ring 16 yang dibalut ban Dunlop Enasave EC300+ berukuran 195/60 R16.

Penyegaran pada bagian belakangnya terpusat pada kombinasi lampu belakang yang diberi sentuhan black accent. Sedangkan bumper belakang tetap mempertahankan skid plate berkelir silver. Kesan sporty semakin mencuat berkat adanya rear spoiler dengan high mount stop lamp.

Interior Dengan Warna Atraktif

Masuk ke dalam kabin, Suzuki juga memberi sentuhan pada desain interior. Kombinasi warna yang atraktif dipadu dengan material soft-touch, utamanya pada bagian dashboard hingga doortrim. Headunit touchscreen berukuran 9 inci menjadi pusat informasi kendaraan dan hiburan selama perjalanan. Tersedia konektivitas smartphone, USB port, Bluetooth, monitor kamera parkir, dan sebagainya. 

Untuk panel instrumen, terdapat kombinasi tampilan analog dengan Multi Information Display (MID) digital, untuk memantau kondisi kendaraan. Kenyamanan pengemudi dan penumpang, ditunjang oleh sistem AC dengan digital touch-panel, ditambah fitur Auto Climate Control with Heater.

Suzuki masih mengandalkan unit K15B 1.5 liter DOHC VVT, yang dipadu dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mesin bensin empat silinder tersebut mampu menelurkan 105 PS pada 6.000 rpm, dan torsi puncak 138 Nm di 4.400 rpm.

Tidak Mengesampingkan Aspek Keselamatan

Teknologi SHVS tersebut memakai ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai Lithium-Ion Battery 10 Ah. Teknologi ini bertugas sebagai sistem mild hybrid, yang berfungsi membantu mesin bensin pada kondisi tertentu. Tak ketinggalan juga ada fitur Engine Auto Stop.

Sebuah mobil hybrid tak hanya mengedepankan efisiensi bahan bakar saja. Sebab Suzuki XL7 Beta Hybrid tidak mengesampingkan aspek keselamatan berkendara. Oleh karenanya, terdapat ABS dengan EBD, Rear Parking Sensor, Electronic Stability Programme (ESP), Seatbelt Reminder, Hill Hold Control (pada transmisi otomatis), hingga Dual SRS Airbag.

Untuk pasar Jakarta, Suzuki XL7 Hybrid Beta dengan transmisi manual 5-speed, dijual dengan harga Rp 301,9 juta. Sedangkan yang bertransmisi otomatis 4-speed dibanderol seharga Rp 312,9 juta. Anda berminat?

Begini Skema Pembiayaan Suzuki XL7 di GIIAS 2026!

Segmen SUV hybrid semakin mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Hal itu terlihat selama gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, di mana Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu model yang cukup ramai dikunjungi calon konsumen. Bukan hanya karena tampil dengan penyegaran desain, tetapi juga didukung program penjualan yang membuat biaya kepemilikan menjadi lebih ringan.

Di tengah persaingan SUV tujuh penumpang, faktor pembiayaan kini menjadi pertimbangan utama. Suzuki memahami kondisi tersebut dengan menghadirkan berbagai pilihan kredit melalui perusahaan pembiayaan rekanan. Konsumen dapat memilih tenor mulai satu hingga lima tahun, disertai program bunga spesial untuk periode tertentu, uang muka yang lebih fleksibel, hingga skema cicilan bertahap yang menyesuaikan kemampuan finansial. Selain itu tersedia pula program SUFI Eazy One Year Payment, SUFI Eazy Flexi Step Payment, serta Angsuran Dibayar di Belakang (ADDB) yang menjadi salah satu daya tarik selama GIIAS 2026.

Tidak hanya itu, Suzuki juga memberikan berbagai keuntungan tambahan bagi konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran. Mulai dari cashback, voucher belanja, bonus aksesori resmi, program trade-in, hingga kesempatan mengikuti undian berhadiah sesuai ketentuan program yang berlaku di booth Suzuki. Besaran promo dapat berbeda bergantung pada tipe kendaraan dan perusahaan pembiayaan yang dipilih.

Dari sisi produk, Suzuki XL7 Hybrid terbaru memperoleh sejumlah penyempurnaan pada desain eksterior, interior, sistem hiburan, hingga fitur keselamatan yang lebih lengkap. Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) tetap menjadi andalan karena mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter berkendara yang ringan dan nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

Untuk pasar Jakarta, Suzuki memasarkan XL7 Hybrid Beta MT dengan harga Rp301,9 juta, Beta AT Rp312,9 juta, sementara varian tertinggi Alpha Hybrid AT dibanderol Rp327,7 juta, sedangkan versi Alpha Hybrid two-tone dipasarkan Rp329,7 juta. Rentang harga tersebut menempatkan XL7 Hybrid sebagai salah satu SUV elektrifikasi dengan banderol paling kompetitif di kelasnya.

Kombinasi harga, teknologi hybrid ringan, serta paket pembiayaan yang fleksibel membuat Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan menarik selama GIIAS 2026. Bagi konsumen yang memang berencana mengganti kendaraan keluarga tahun ini, momentum pameran menjadi kesempatan terbaik untuk memperoleh total biaya kepemilikan yang lebih menguntungkan sekaligus menikmati berbagai promo eksklusif yang hanya tersedia selama berlangsungnya GIIAS 2026.

Berikut daftar harga Suzuki XL7 Hybrid 2026:

XL7 New Alpha Hybrid AT (two-tone color): Rp 329.700.000XL7

New Alpha Hybrid AT (single-tone color): Rp 327.700.000

XL7 New Beta Hybrid AT: Rp 312.900.000

XL7 New Beta Hybrid MT: Rp 301.900.000

XL7 New Zeta AT: Rp 285.300.000

XL7 New Zeta MT: Rp 274.300.000.

 

Bebas Cemas, Ini Alasan Memilih Teknologi Smart Hybrid Suzuki!

Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat. Namun, di balik tren tersebut masih ada satu kekhawatiran yang sering muncul, terutama bagi penggemar jalan ke luar kota, yakni range anxiety atau rasa cemas terhadap jarak tempuh kendaraan sebelum harus kembali mengisi energi.

Kekhawatiran ini umumnya dirasakan oleh calon pengguna mobil listrik murni, terutama ketika harus melintasi wilayah yang infrastruktur pengisian dayanya belum merata. Di sinilah Suzuki menawarkan solusi yang lebih realistis melalui teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang disematkan pada Suzuki XL7 Hybrid.

Simpel dan Logis

Berbeda dengan mobil listrik maupun hybrid penuh, sistem Smart Hybrid Suzuki tidak mengharuskan pemilik kendaraan mencari stasiun pengisian daya. Baterai akan terisi secara otomatis saat kendaraan melaju melalui proses regenerative braking dan kerja mesin. Artinya, pengemudi cukup mengisi bensin seperti biasa tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.

Inilah yang membuat XL7 Hybrid menjadi pilihan logis bagi keluarga Indonesia yang sering melakukan perjalanan antarkota. Mulai dari mudik, liburan bersama keluarga, hingga perjalanan bisnis ke berbagai daerah dapat dilakukan tanpa harus merencanakan lokasi pengisian baterai di sepanjang rute.

Cara Kerja Teknologi SHVS

Teknologi SHVS bekerja melalui kombinasi mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion. Saat akselerasi, ISG membantu meringankan kerja mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Ketika kendaraan melambat atau melakukan pengereman, energi yang biasanya terbuang akan dikonversi menjadi listrik dan disimpan kembali ke baterai.

Selain meningkatkan efisiensi, sistem ini juga membuat proses start mesin terasa lebih halus melalui fitur Engine Auto Stop yang secara otomatis mematikan mesin saat berhenti sejenak, lalu menghidupkannya kembali dengan cepat ketika pengemudi menginjak pedal gas atau melepas rem. Hasilnya bukan hanya hemat bahan bakar, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Untuk perjalanan jauh, Suzuki XL7 Hybrid juga menawarkan berbagai keunggulan lain yang mendukung kenyamanan seluruh penumpang. Kabin tiga baris yang lapang mampu mengakomodasi hingga tujuh orang dengan ruang kepala dan kaki yang lega. Bagasi fleksibel memudahkan membawa perlengkapan liburan, sementara posisi duduk yang tinggi memberikan visibilitas lebih baik saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Ground clearance yang tinggi juga menjadi nilai tambah ketika kendaraan harus melewati jalan bergelombang atau medan yang kurang bersahabat di luar kota. Dipadukan dengan konsumsi bahan bakar yang efisien, biaya perjalanan menjadi lebih terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan.

Perawatan Terjamin Mudah

Bagi sebagian konsumen, kendaraan elektrifikasi sering kali identik dengan biaya kepemilikan yang tinggi dan perawatan yang rumit. Namun, Smart Hybrid Suzuki justru menawarkan pendekatan yang lebih sederhana. Sistem hybrid ringan ini tetap mempertahankan karakter mobil bermesin bensin sehingga proses perawatan dapat dilakukan di jaringan bengkel resmi Suzuki yang telah tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

Di tengah perkembangan kendaraan elektrifikasi, Smart Hybrid Suzuki hadir sebagai jembatan bagi konsumen yang ingin menikmati manfaat teknologi ramah lingkungan tanpa harus mengubah pola penggunaan kendaraan. Inilah alasan mengapa Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu SUV keluarga yang paling masuk akal bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melakukan perjalanan luar kota.

Bebas dari kekhawatiran mencari stasiun pengisian daya, tetap hemat bahan bakar, nyaman dikendarai, dan didukung jaringan layanan purna jual yang luas membuat Suzuki XL7 Hybrid membuktikan bahwa elektrifikasi tidak selalu harus rumit. Justru dengan pendekatan yang sederhana dan relevan, Smart Hybrid menjadi solusi yang paling logis untuk kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia saat ini.

 

BYD Edukasi Komunitas BEYOND Kenali Teknologi Dual Mode

PT BYD Motor Indonesia terus memperkuat edukasi mengenai kendaraan energi baru melalui pendekatan yang melibatkan langsung para pengguna. Dalam rangka GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BYD menggelar BEYOND Technology Talks, sebuah program edukasi khusus bagi anggota komunitas resmi pengguna BYD, BEYOND Community.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul sesama pemilik kendaraan BYD, tetapi juga menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman mengenai teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan Dual Mode (DM) Technology yang kini menjadi salah satu andalan BYD di pasar Indonesia.

Komunitas Jadi Garda Depan Edukasi Kendaraan Energi Baru

BEYOND Community merupakan komunitas resmi pengguna mobil BYD di Indonesia yang berdiri sejak Agustus 2024. Dalam waktu kurang dari dua tahun, komunitas ini telah berkembang pesat dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 3.000 member yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui komunitas tersebut, para pemilik kendaraan BYD tidak hanya berbagi pengalaman penggunaan sehari-hari, tetapi juga memperoleh berbagai informasi mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik serta layanan purna jual dari BYD Indonesia.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa pemahaman teknologi merupakan bagian penting dari pengalaman memiliki kendaraan elektrifikasi.

Menurutnya, komunitas memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat mengenal kendaraan energi baru melalui pengalaman nyata para penggunanya.

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Dual Mode (DM)

Salah satu sesi utama dalam BEYOND Technology Talks membahas Dual Mode (DM) Technology, teknologi elektrifikasi terbaru BYD yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dengan konsep electric-first.

Melalui sistem ini, kendaraan akan memprioritaskan penggunaan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih optimal sekaligus menjaga performa saat melakukan perjalanan jauh.

Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai bagaimana sistem DM dirancang agar mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari penggunaan harian di dalam kota hingga perjalanan keluarga lintas daerah.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan langsung oleh para pengguna berdasarkan pengalaman mereka menggunakan kendaraan BYD.

Belajar Teknologi Sekaligus Mencoba Langsung

Tak hanya mendapatkan materi teknis, sekitar 50 anggota BEYOND Community juga diajak mengunjungi area teknologi di booth BYD.

Di area tersebut peserta dapat melihat lebih dekat berbagai inovasi seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, hingga sistem Dual Mode Technology yang menjadi fondasi kendaraan elektrifikasi BYD.

Seluruh teknologi diperkenalkan melalui demonstrasi interaktif sehingga peserta dapat memahami bagaimana setiap sistem bekerja secara terintegrasi untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, serta kenyamanan berkendara.

Setelah sesi edukasi selesai, peserta langsung merasakan performa kendaraan melalui test drive BYD M6 DM dan beberapa model lainnya.

Mereka dapat mencoba akselerasi motor listrik yang responsif, karakter kabin yang senyap, efisiensi sistem penggerak, hingga berbagai fitur pintar yang mendukung kenyamanan berkendara sehari-hari.

Edukasi Jadi Kunci Pengembangan Ekosistem EV

Selain membahas teknologi kendaraan, BYD juga memberikan pemaparan mengenai layanan after sales, program garansi, hingga tips perawatan kendaraan listrik agar performanya tetap optimal dalam jangka panjang.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi berbagi pengalaman bersama anggota BEYOND Community yang menceritakan manfaat bergabung dalam komunitas sekaligus pengalaman menggunakan kendaraan BYD di berbagai kondisi.

Melalui program BEYOND Technology Talks, BYD Indonesia ingin membangun ekosistem kendaraan energi baru yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga memperkuat edukasi konsumen. Dengan melibatkan komunitas sebagai mitra, BYD berharap semakin banyak masyarakat memahami manfaat teknologi elektrifikasi, termasuk Dual Mode Technology, sehingga adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan.

Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur di GIIAS 2026

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memperkuat lini SUV kompaknya dengan meluncurkan Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Sebagai varian flagship terbaru, model ini hadir dengan penyegaran visual dan penambahan fitur keselamatan yang semakin lengkap, sekaligus menawarkan karakter SUV Coupe yang lebih tegas dan premium.

Peluncuran Fronx SGX Hybrid Kuro menjadi respons Suzuki terhadap tingginya minat masyarakat terhadap Fronx sejak pertama kali diperkenalkan pada 2025. Kini, konsumen mendapatkan pilihan baru yang tidak hanya tampil lebih eksklusif, tetapi juga memberikan rasa aman lebih baik selama berkendara.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, mengatakan bahwa pengembangan varian Kuro dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan desain lebih sporty dengan dukungan teknologi keselamatan yang semakin lengkap.

Identitas Baru Bernuansa Hitam

Nama “Kuro”, yang berarti hitam dalam bahasa Jepang, menjadi identitas utama varian terbaru ini. Karakter tersebut langsung terlihat melalui penggunaan Black Front Grille Garnish yang menggantikan aksen grille sebelumnya.

Sentuhan berwarna hitam pada bagian depan memberikan tampilan yang lebih agresif, maskulin, sekaligus memperkuat karakter SUV Coupe yang menjadi ciri khas Suzuki Fronx. Perubahan ini memang tidak mengubah keseluruhan desain kendaraan, namun berhasil menghadirkan kesan yang lebih premium dan berkelas.

Dipadukan dengan warna eksterior Cool Black, Fronx SGX Hybrid Kuro tampil semakin elegan tanpa meninggalkan kesan sporty yang menjadi daya tarik utamanya.

Dibekali Digital Video Recorder (DVR)

Selain penyegaran desain, Suzuki juga menambahkan Digital Video Recorder (DVR) sebagai fitur standar pada Fronx SGX Hybrid Kuro.

Perangkat ini mampu merekam kondisi di depan kendaraan secara real-time selama perjalanan berlangsung. Rekaman tersebut dapat diakses melalui aplikasi pada smartphone sehingga memudahkan pemilik kendaraan ketika membutuhkan dokumentasi perjalanan maupun sebagai bukti jika terjadi insiden di jalan.

Kehadiran DVR melengkapi berbagai fitur keselamatan yang sebelumnya telah dimiliki Fronx SGX Hybrid, sekaligus memberikan perlindungan tambahan bagi pengemudi.

Di balik kap mesin, Fronx SGX Hybrid Kuro tetap mengusung teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang menjadi salah satu keunggulan utama model ini.

Sistem mild hybrid tersebut membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus membuat proses akselerasi terasa lebih halus, tanpa mengurangi karakter berkendara khas mesin bensin Suzuki yang responsif dan nyaman digunakan untuk mobilitas harian.

Kombinasi desain SUV Coupe, efisiensi teknologi hybrid ringan, serta tambahan fitur keselamatan membuat Fronx SGX Hybrid Kuro menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan bergaya modern dengan biaya kepemilikan yang tetap kompetitif.

Harga Tetap Kompetitif

Meski hadir sebagai varian tertinggi, Suzuki tetap mempertahankan harga yang kompetitif. Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro dipasarkan dengan banderol Rp333.800.000 (OTR DKI Jakarta).

Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung model terbaru ini di booth Suzuki sekaligus mencoba pengalaman berkendara melalui sesi test drive. Kehadiran Fronx SGX Hybrid Kuro memperlihatkan komitmen Suzuki untuk terus menyempurnakan produknya, tidak hanya dari sisi desain, tetapi juga melalui peningkatan fitur keselamatan yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

Warna Ice Greyish Blue Jadi Magnet Baru Suzuki XL7 New Alpha

Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung bagi Suzuki untuk menghadirkan penyegaran pada salah satu SUV andalannya, Suzuki XL7 New Alpha. Bukan hanya membawa peningkatan fitur, Suzuki juga memperkenalkan pilihan warna baru Ice Greyish Blue, yang memberikan nuansa lebih modern sekaligus mempertegas karakter premium dari SUV berkapasitas tujuh penumpang tersebut.

Di tengah tren konsumen yang semakin memperhatikan tampilan kendaraan, kehadiran warna baru ini menjadi strategi Suzuki untuk menghadirkan pilihan yang lebih segar. Ice Greyish Blue memadukan nuansa abu-abu dengan semburat biru lembut, menghasilkan karakter yang elegan tanpa kehilangan kesan tangguh khas sebuah SUV.

Berbeda dengan warna-warna konvensional, Ice Greyish Blue mampu memunculkan permainan cahaya yang menarik ketika terkena sinar matahari. Pada siang hari, warna ini terlihat cerah dan modern, sementara pada malam hari tampil lebih eksklusif dengan kesan premium yang kuat. Karakter tersebut membuat XL7 New Alpha tetap tampil menonjol, baik saat digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Pilihan warna baru ini juga berpadu harmonis dengan desain eksterior XL7 New Alpha. Grille depan beraksen gelap, lampu LED modern, velg bergaya sporty, roof rail, hingga over fender berwarna hitam semakin memperkuat identitas SUV yang gagah namun tetap elegan. Sentuhan tersebut membuat XL7 New Alpha terlihat lebih berkelas dibandingkan sekadar kendaraan keluarga biasa.

Masuk ke dalam kabin, Suzuki tetap mempertahankan keunggulan XL7 sebagai SUV keluarga yang mengutamakan kenyamanan. Konfigurasi tiga baris kursi menawarkan ruang yang lapang bagi tujuh penumpang, sementara pembaruan pada model terbaru menghadirkan berbagai fitur modern seperti head unit dengan tampilan baru, kamera 360 derajat, dashcam bawaan, hingga beragam fitur konektivitas yang mendukung mobilitas sehari-hari.

Di balik kap mesin, Suzuki masih mengandalkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang telah menjadi salah satu daya tarik utama XL7. Sistem hybrid ringan ini membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter berkendara yang sudah akrab bagi pengguna mobil bermesin bensin. Hasilnya, XL7 New Alpha tetap nyaman digunakan di dalam kota maupun saat menempuh perjalanan luar kota bersama keluarga.

Kehadiran Ice Greyish Blue juga menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan tampilan lebih eksklusif tanpa harus melakukan modifikasi. Warna ini mampu memberikan kesan berbeda sejak pandangan pertama sekaligus meningkatkan nilai estetika kendaraan.

Dipadukan dengan berbagai program penjualan menarik selama GIIAS 2026, termasuk promo pembiayaan dan trade-in, Suzuki XL7 New Alpha semakin menarik untuk dipertimbangkan. Penyegaran melalui warna Ice Greyish Blue membuktikan bahwa Suzuki tidak hanya fokus pada teknologi dan efisiensi, tetapi juga memahami kebutuhan konsumen yang ingin tampil lebih percaya diri dengan kendaraan yang stylish.

Bagi pengunjung GIIAS 2026, Suzuki XL7 New Alpha berbalut Ice Greyish Blue menjadi salah satu model yang layak disempatkan untuk dilihat langsung. Warna baru ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan simbol evolusi XL7 sebagai SUV keluarga modern yang memadukan desain elegan, fitur lengkap, teknologi Smart Hybrid, serta nilai kepemilikan yang kompetitif di kelasnya.

JAECOO J7 SHS-P SIVP Debut di GIIAS 2026, Siap Parkir Sendiri!

JAECOO J7 SHS-P SIVP Debut Global di Indonesia, Mobil Bisa Parkir Sendiri dan Menjemput Pemilik

OMODA & JAECOO kembali mencuri perhatian di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kali ini, bukan hanya lewat desain SUV premium, tetapi melalui peluncuran teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) yang memungkinkan mobil mencari tempat parkir sendiri hingga menjemput pemilik secara otomatis.

Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan teknologi ini melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP. Langkah tersebut sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar strategis bagi OMODA & JAECOO dalam pengembangan teknologi mobil pintar.

Mengusung konsep “Come to You, Park For You”, teknologi SIVP dirancang untuk menjawab tantangan mobilitas di kawasan perkotaan yang semakin padat. Mulai dari sulitnya mencari ruang parkir hingga aktivitas harian yang serba cepat, semuanya diakomodasi melalui sistem parkir otomatis berbasis kecerdasan buatan.

Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata konsumen modern yang menginginkan teknologi bukan sekadar canggih, tetapi benar-benar memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.

Bisa Parkir dan Menjemput Pemilik Secara Otomatis

Super Intelligent Valet Parking memiliki dua fungsi utama, yaitu Smart Parking dan Smart Summon.

Saat tiba di area parkir yang telah mendukung sistem SIVP, pengemudi cukup menghentikan kendaraan di titik tertentu lalu keluar dari mobil. Setelah itu, JAECOO J7 SHS-P akan secara otomatis mencari ruang parkir kosong dan melakukan manuver parkir tanpa campur tangan pengemudi.

Ketika aktivitas selesai, pemilik hanya perlu membuka aplikasi yang terhubung ke smartphone untuk memanggil kendaraan. Mobil kemudian bergerak sendiri menuju titik penjemputan yang telah ditentukan, sehingga pengguna tidak perlu berjalan menuju lokasi parkir.

Konsep inilah yang menjadi implementasi nyata slogan “Come to You, Park For You”, menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis sekaligus efisien.

Dukungan 27 Sensor dan LIDAR Berteknologi Tinggi

Kemampuan tersebut didukung sistem Intelligent Driving yang mengintegrasikan 27 sensor dan kamera di seluruh bodi kendaraan.

Teknologi ini dilengkapi 128-channel DTOF LiDAR, radar gelombang milimeter dengan kemampuan mendeteksi objek hingga 280 meter di depan dan 200 meter di samping, serta sistem 540-degree Surround View Camera yang memantau kondisi di sekitar kendaraan secara menyeluruh.

Seluruh informasi tersebut diproses oleh Intelligent Driving Domain Controller, memungkinkan mobil mengenali lingkungan sekitar secara real-time sebelum mengambil keputusan saat melakukan parkir otomatis.

Mulai Beroperasi Oktober 2026

JAECOO mengungkapkan implementasi SIVP akan dimulai pada Oktober 2026 dengan cakupan sekitar 40 lokasi di Indonesia. Pada tahap berikutnya, jumlah tersebut akan diperluas menjadi lebih dari 60 lokasi hingga akhir tahun, meliputi pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan berbagai area publik lainnya.

Yang menarik, perluasan area kompatibel tersebut tidak mengharuskan pemilik datang ke bengkel. Seluruh pembaruan akan dikirimkan melalui sistem Over-the-Air (OTA) langsung ke kendaraan.

Bersamaan dengan peluncuran teknologi ini, JAECOO J7 SHS-P SIVP juga resmi membuka pre-booking melalui situs resmi JAECOO Indonesia selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

Dengan menghadirkan teknologi parkir otomatis yang mampu mencari slot parkir hingga menjemput pemilik, JAECOO tidak hanya memperkenalkan fitur baru, tetapi juga membuka babak baru dalam pengembangan mobilitas cerdas di Indonesia. Kehadiran SIVP berpotensi menjadi standar baru bagi kendaraan pintar yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan dalam penggunaan sehari-hari.

Mitsubishi New Xforce HEV Siap Jadi Andalan Baru di GIIAS 2026

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung untuk menunjukkan transformasi lini produknya di Indonesia. Mengusung tema “Life’s Adventure: Elevating Every Experience”, Mitsubishi tak sekadar memamerkan kendaraan terbaru, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Berlokasi di Hall 10A ICE BSD City, Tangerang, Mitsubishi Motors mengajak pengunjung melihat perjalanan evolusi merek yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Indonesia. Sorotan utama tahun ini tentu tertuju pada kehadiran Mitsubishi New Xforce, yang kini tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni mesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) serta varian Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Peluncuran New Xforce HEV menjadi salah satu momen paling penting bagi Mitsubishi Motors di Indonesia. Model ini merupakan kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang dipasarkan secara resmi sekaligus diproduksi secara lokal oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Langkah tersebut mempertegas komitmen Mitsubishi dalam memperluas elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter khasnya yang dikenal tangguh, nyaman, dan andal di berbagai kondisi jalan.

Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita, menegaskan bahwa perkembangan Mitsubishi Motors selalu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kehadiran New Xforce HEV menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan lebih banyak pilihan teknologi sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin relevan bagi pelanggan Indonesia.

Tak hanya untuk pasar domestik, produksi lokal New Xforce HEV juga memiliki peran strategis. Fasilitas MMKI di Indonesia kini menjadi basis produksi (production hub) Mitsubishi New Xforce HEV untuk kawasan ASEAN. Kehadiran model ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur penting dalam jaringan global Mitsubishi Motors.

Selain memperkenalkan Xforce HEV, MMKSI juga merayakan satu tahun kehadiran Mitsubishi Destinator. SUV tersebut diklaim mendapat sambutan positif sejak pertama kali diluncurkan dan berhasil meraih berbagai penghargaan dari industri otomotif nasional maupun internasional. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas produk Mitsubishi tetap mendapat kepercayaan konsumen.

Di GIIAS 2026, Mitsubishi menghadirkan total 16 unit display dan 6 unit kendaraan test drive. Selain New Xforce HEV dan Xforce ICE, pengunjung juga dapat melihat jajaran model populer lainnya seperti Destinator, Xpander, Xpander Cross, hingga Pajero Sport yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan Mitsubishi di Indonesia.

MMKSI juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif di dalam booth agar pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi, fitur, hingga layanan purna jual yang ditawarkan Mitsubishi Motors. Kesempatan melakukan test drive menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen yang ingin merasakan langsung performa kendaraan terbaru Mitsubishi.

Melalui kehadiran di GIIAS 2026, Mitsubishi Motors ingin menunjukkan bahwa transformasi perusahaan bukan hanya menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga membangun pengalaman kepemilikan yang lebih lengkap. Dengan pilihan teknologi yang semakin beragam, mulai dari mesin konvensional hingga hybrid, Mitsubishi optimistis mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang menuju era elektrifikasi.

Suzuki XL7 Hybrid Alpha, Beta, dan Zeta, Pilih Sesuai Budget!

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang irit, nyaman, sekaligus bergaya SUV, Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan yang menarik di segmen Low MPV crossover. Menariknya, Suzuki menghadirkan tiga pilihan varian, yakni Zeta, Beta, dan Alpha, sehingga calon konsumen dapat memilih mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, sekaligus kemampuan finansial.

Bagi profesional muda yang baru memulai karier atau pasangan muda yang sedang membangun keluarga, Suzuki XL7 Hybrid Zeta merupakan pilihan paling rasional. Sebagai varian pembuka, tipe ini tetap dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar saat digunakan di dalam kota maupun perjalanan antarkota.

Dengan harga yang paling terjangkau di keluarga XL7 Hybrid, konsumen sudah mendapatkan kabin lega berkapasitas tujuh penumpang, posisi berkendara yang tinggi layaknya SUV, serta biaya operasional yang lebih hemat dibanding kendaraan bermesin konvensional.

Naik ke Suzuki XL7 Hybrid Beta, konsumen akan menemukan keseimbangan yang menarik antara harga dan kelengkapan fitur. Varian ini cocok bagi pekerja aktif yang setiap hari memiliki mobilitas tinggi, sering bertemu klien, atau gemar bepergian bersama keluarga pada akhir pekan.

Tampilan yang semakin modern dipadukan dengan berbagai fitur kenyamanan membuat setiap perjalanan terasa lebih menyenangkan. Selisih harga yang tetap kompetitif menjadikan Beta sebagai pilihan ideal bagi konsumen yang ingin naik kelas tanpa harus mengeluarkan anggaran terlalu besar.

Sementara itu, Suzuki XL7 Hybrid Alpha menjadi trim tertinggi yang ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara lebih premium. Varian ini sangat cocok bagi pebisnis muda, eksekutif, maupun keluarga modern yang mengutamakan kenyamanan dan teknologi. Kehadiran head unit berukuran lebih besar, kamera 360 derajat, dashcam bawaan, tampilan interior eksklusif, hingga berbagai fitur keselamatan modern memberikan rasa percaya diri saat berkendara di berbagai kondisi jalan. Bukan sekadar tampil mewah, seluruh fitur tersebut juga memberikan nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari.

Keunggulan utama seluruh varian XL7 Hybrid tetap terletak pada teknologi SHVS yang membantu mesin saat akselerasi sekaligus memanfaatkan energi ketika deselerasi. Sistem ini membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien tanpa mengubah kebiasaan berkendara penggunanya. Konsumen tidak perlu melakukan pengisian daya baterai secara eksternal karena seluruh proses berlangsung secara otomatis selama kendaraan digunakan.

Selain efisiensi, XL7 Hybrid juga menawarkan kabin yang lapang untuk tujuh penumpang. Konfigurasi kursinya fleksibel sehingga memudahkan membawa perlengkapan kerja, perlengkapan olahraga, hingga barang bawaan saat liburan bersama keluarga. Ground clearance yang tinggi turut memberikan rasa percaya diri ketika melewati jalan berlubang, polisi tidur, maupun kondisi jalan yang kurang bersahabat.

Dari sisi harga, Suzuki juga memberikan pilihan yang mudah dijangkau sesuai kebutuhan. Varian Zeta menjadi opsi bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi anggaran, Beta menawarkan keseimbangan terbaik antara fitur dan harga, sedangkan Alpha menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan kelengkapan teknologi dan kenyamanan maksimal. Dengan rentang harga yang kompetitif di kelasnya, konsumen dapat memilih sesuai kemampuan finansial tanpa harus mengorbankan kualitas.

Melalui strategi tiga pilihan trim tersebut, Suzuki berhasil menghadirkan XL7 Hybrid sebagai SUV keluarga yang mampu menjawab kebutuhan berbagai kalangan. Baik pekerja muda, keluarga kecil, maupun profesional mapan, semuanya dapat menemukan varian yang sesuai dengan gaya hidup masing-masing.

Suzuki XL7 terbaru dipasarkan dengan harga On the Road DKI Jakarta sebagai berikut:

XL7 New Alpha Hybrid AT (two-tone color): Rp329.700.000
XL7 New Alpha Hybrid AT (single-tone color): Rp327.700.000
XL7 New Beta Hybrid AT: Rp312.900.000
XL7 New Beta Hybrid MT: Rp301.900.000
XL7 New Zeta AT: Rp285.300.000
XL7 New Zeta MT: Rp274.300.000

 

Setahun Mengaspal, Suzuki Fronx Terjual lebih dari 14.000 unit

Hanya dalam waktu satu tahun sejak resmi diperkenalkan pada 28 Mei 2025, Suzuki Fronx berhasil mencatatkan pencapaian impresif di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya menjadi salah satu model terlaris Suzuki, SUV kompak ini juga sukses memimpin pangsa pasar di segmennya, memperkuat kontribusi ekspor nasional, hingga mengoleksi belasan penghargaan bergengsi.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa strategi Suzuki menghadirkan SUV bergaya coupe dengan teknologi hybrid ringan (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki/SHVS) mendapat sambutan positif dari konsumen Tanah Air.

Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak

Berdasarkan data PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Suzuki Fronx membukukan penjualan ritel lebih dari 14.000 unit sepanjang periode Juni 2025 hingga Mei 2026. Capaian itu sekaligus mengantarkan Fronx menguasai 35 persen pangsa pasar di segmen SUV kompak dua baris, menjadikannya salah satu pemain dominan di kelasnya.

Menariknya, mayoritas konsumen memilih varian yang telah dibekali teknologi hybrid. Varian SGX menjadi favorit dengan kontribusi 52 persen, disusul GX sebesar 27 persen, sedangkan GL menyumbang 21 persen.

Artinya, sebanyak 79 persen pembeli memilih Suzuki Fronx dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang mengombinasikan efisiensi bahan bakar dengan pengalaman berkendara yang lebih halus.

Harga Suzuki Fronx Desember 2025

“Berkat kepercayaan pelanggan, Suzuki Fronx diserap dengan baik hingga sanggup mendominasi pangsa pasar sebesar 35 persen pada segmen SUV dua baris kompak hanya dalam satu tahun pertama,” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Diproduksi di Indonesia, Diekspor ke Enam Negara

Kesuksesan Suzuki Fronx tak hanya dirasakan di pasar domestik. SUV global ini juga menjadi salah satu tulang punggung ekspor Suzuki Indonesia.

Diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang, Fronx telah mencatatkan ekspor lebih dari 6.000 unit Completely Built Up (CBU) ke enam negara tujuan. Selain itu, Suzuki juga mengirimkan lebih dari 4.000 unit Completely Knocked Down (CKD) untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Produksi lokal Fronx turut memberikan dampak positif terhadap industri nasional melalui peningkatan investasi, penggunaan komponen lokal, serta penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.

Menurut Donny Saputra, kehadiran Fronx bukan hanya memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan global Suzuki.

Raih 13 Penghargaan, Termasuk Car of the Year

Performa positif Suzuki Fronx juga mendapat pengakuan dari berbagai media dan institusi otomotif nasional. Selama tahun pertamanya, model ini berhasil mengoleksi 13 penghargaan bergengsi, termasuk predikat Car of the Year.

Penghargaan tersebut diberikan berkat kombinasi desain modern, efisiensi teknologi SHVS, fitur keselamatan yang kompetitif, serta nilai yang dianggap sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

“Pencapaian Suzuki Fronx selama satu tahun pertama menjadi sejarah yang membanggakan bagi Suzuki Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas, layanan purnajual yang luas, serta inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” tutup Donny.

Dengan performa penjualan yang kuat, kontribusi ekspor yang terus meningkat, serta sederet penghargaan bergengsi, Suzuki Fronx menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pendatang baru. SUV kompak ini telah menjelma menjadi salah satu model paling sukses Suzuki di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

OMODA 4 Tertangkap Kamera di Indonesia, Segera Meluncur?

Sebelum resmi diperkenalkan di Indonesia, sebuah unit OMODA 4 tiba-tiba tertangkap kamera saat melintas di jalan raya. Kemunculan SUV bergaya futuristis tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Pasalnya, hingga kini OMODA & JAECOO Indonesia belum mengumumkan jadwal peluncuran model tersebut secara resmi. Jika benar mobil yang terlihat merupakan OMODA 4, maka besar kemungkinan pabrikan tengah melakukan pengujian atau persiapan sebelum meluncurkannya ke pasar nasional.

Momen kemunculan OMODA 4 ini menjadi kejutan tersendiri bagi pecinta otomotif Tanah Air. Selama ini, model tersebut baru diperkenalkan secara global dan diposisikan sebagai SUV kompak terbaru yang akan melengkapi lini OMODA di bawah OMODA 5. Kehadirannya diyakini akan menyasar konsumen muda yang menginginkan desain agresif, teknologi modern, serta pilihan sistem penggerak ramah lingkungan.

Secara tampilan, OMODA 4 mengusung bahasa desain baru yang jauh lebih berani dibandingkan pendahulunya. Garis bodinya terlihat tajam dengan siluet bergaya coupe SUV, dipadukan lampu depan tipis berteknologi LED serta DRL berbentuk kilat yang menjadi identitas utamanya. Bagian belakang juga tampil modern dengan desain lampu horizontal yang memperkuat kesan futuristis. Dimensinya berada di kisaran panjang 4,4 meter sehingga menempatkannya di segmen SUV kompak yang siap bersaing dengan berbagai model populer di kelasnya.

Masuk ke dalam kabin, OMODA 4 diperkirakan menawarkan nuansa premium dengan layar infotainment berukuran 13,2 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fitur kendaraan. Sistem hiburan tersebut didukung konektivitas pintar berbasis AI, panel instrumen digital, kamera 540 derajat, serta paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang mencakup sekitar 16 fitur keselamatan aktif untuk membantu pengemudi saat berkendara maupun parkir.

Untuk sektor dapur pacu, OMODA 4 dipersiapkan dalam beberapa pilihan teknologi. Secara global, model ini akan tersedia dalam versi Battery Electric Vehicle (BEV), hybrid, hingga Super Hybrid System (SHS) di sejumlah pasar. Varian listrik disebut menawarkan baterai berkapasitas sekitar 50–67 kWh dengan estimasi jarak tempuh hingga 450 kilometer, sementara versi hybrid mengedepankan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa berkendara.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi apakah unit yang tertangkap kamera tersebut merupakan kendaraan uji resmi untuk pasar Indonesia. Namun, kemunculannya tentu menjadi sinyal menarik bahwa OMODA 4 berpotensi segera menyapa konsumen nasional. Apabila benar diluncurkan dalam waktu dekat, SUV ini diyakini akan menjadi salah satu penantang baru di segmen SUV kompak berkat perpaduan desain futuristis, teknologi canggih, serta pilihan elektrifikasi yang semakin diminati pasar Indonesia.

Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Km Sekali Isi BBM

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai langkah penting dalam strategi elektrifikasi di Indonesia. Tak sekadar menghadirkan penyegaran desain, model ini menjadi kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang diproduksi secara lokal, sekaligus menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan teknologi keselamatan yang lebih lengkap.

Sistem Hybrid Pintar

Mengusung filosofi “Electric Drive, Beyond Hybrid Confidence”, New Xforce HEV dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan natural. Mitsubishi mengembangkan sistem hybrid generasi kedua yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dalam berbagai kondisi, sehingga karakter berkendara terasa lebih senyap, halus, sekaligus responsif.

Sistem penggeraknya memadukan mesin bensin 1.6L DOHC MIVEC dengan motor listrik berdaya 116 PS dan torsi 255 Nm. Mesin konvensionalnya menghasilkan tenaga 107 PS dengan torsi 134 Nm yang bekerja secara optimal ketika dibutuhkan. Kolaborasi keduanya menghasilkan akselerasi yang lebih spontan, terutama saat melaju di perkotaan, menyalip kendaraan lain, maupun menghadapi tanjakan.

Salah satu keunggulan utama New Xforce HEV terletak pada sistem hybrid pintar yang mampu bekerja secara otomatis. Komputer kendaraan akan terus memantau kondisi jalan, kecepatan, beban kendaraan, hingga kapasitas baterai untuk menentukan mode penggerak paling efisien. Mobil dapat berjalan menggunakan motor listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya tanpa memerlukan intervensi dari pengemudi.

Ragam Pilihan Mode Berkendara

Untuk memberikan karakter berkendara yang lebih beragam, Mitsubishi membekali SUV ini dengan tujuh mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge Mode. Tiga mode terakhir menjadi pembeda utama dibanding varian bermesin konvensional. EV Priority memaksimalkan penggunaan tenaga listrik, Charge Mode memungkinkan mesin mengisi ulang baterai saat berkendara, sedangkan Tarmac Mode menghadirkan respons akselerasi yang lebih agresif di jalan beraspal.

Di sektor keselamatan, New Xforce HEV kini dibekali paket Mitsubishi Safety Sensing yang menghadirkan berbagai fitur bantuan berkendara modern. Teknologi tersebut meliputi Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), Automatic High Beam (AHB), hingga Multi Around Monitor (MAM). Kehadiran fitur-fitur ini meningkatkan rasa aman sekaligus membantu pengemudi dalam berbagai situasi lalu lintas.

Perbedaan juga terlihat pada sisi eksterior. Varian hybrid memperoleh identitas khusus berupa emblem Hybrid EV, velg alloy 18 inci dengan desain eksklusif, electric shifter, serta aksen grille dan lampu belakang berwarna clear smoke yang memberikan tampilan lebih modern sekaligus membedakannya dari versi bensin.

Efisiensi menjadi nilai jual utama New Xforce HEV. Berbekal tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter dan sistem hybrid terbaru, Mitsubishi mengklaim SUV ini mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian bahan bakar, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Klaim tersebut menjadikannya salah satu SUV hybrid paling efisien di kelasnya.

 

Untuk pasar Indonesia, Mitsubishi New Xforce dipasarkan dalam tiga pilihan varian. Varian Exceed dibanderol Rp388 juta, Ultimate Rp399 juta, sedangkan New Xforce HEV dengan harga Rp445 juta (OTR Jabodetabek). Varian Ultimate dan HEV juga tersedia dalam Premium Package dengan fitur premium Yamaha Premium Audio, power tailgate, power driver seat, wireless charger, ambient lighting, serta Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Lewat kehadiran New Xforce HEV, Mitsubishi mempertegas komitmen dalam menghadirkan SUV hybrid yang memadukan efisiensi, kenyamanan, performa, dan teknologi keselamatan dalam satu paket yang kompetitif. Hmm…menarik!

MG ZS Hybrid+ Siap Goyang Pasar SUV Hybrid Tanah Air

Jelang perhelatan GIIAS 2026 yang hanya tinggal hitungan hari, MG Motor Indonesia memperkenalkan model mobil terbarunya, MG ZS Hybrid+ dalam ajang MG Mid-Year Media Gathering di Jakarta.

SUV bergaya modern dan sporty khas Eropa ini mengusung semangat “Outclass the Mainstream” yang diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni Distinctive Pride, Thoughtful Care, dan Complete Reward.

Distinctive Pride diwujudkan melalui desain tampilan modern yang dipadukan dengan kabin bernuansa mewah. Thoughtful Care yang mengutamakan pada kenyamanan dan fungsionalitas diwujudkan melalui kabin yang lapang dan nyaman, ruang penyimpanan fungsional, serta berbagai fitur kenyamanan yang dirancang untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Pilar terakhir yakni Complete Reward yang lebih ditekankan pada aspek performa dan efisiensi kendaraan. Melalui teknologi baru Hybrid+ yang memadukan mesin bensin, motor listrik, serta transmisi khusus hybrid, MG ZS merambah era kendaraan elektrifikasi modern yang lebih ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, CEO MG Motor Indonesia Jason Huang mengatakan bahwa MG ZS Hybrid+ tak hanya menambah portofolio lini kendaraan yang dipasarkan oleh MG Indonesia, tapi juga hadir sebagai pilihan baru di pasar kendaraan elektrifikasi Tanah Air.

“Kehadiran MG ZS Hybrid+ menjadi langkah berikutnya dalam memperluas portofolio MG di Indonesia sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menemukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka,” kata Jason Huang.

Interior Berkelas

MG ZS Hybrid+ tampil lebih segar dengan tata interior yang dirancang untuk memberi kenyamanan kepada pengemudi maupun penumpang. Desain kokpitnya terlihat sporty dengan tata letak yang dibuat lebih modern dari MG ZS terdahulu serta berorientasi kepada pengemudi.

Penggunaan material bertekstur lembut (high-tactile materials) di sejumlah bagian interior yang dipadukan setir palang tiga berdesain baru kian menguatkan aura premium. Tuas transmisi bergaya jet-wing shifter membuat konsol tengah terlihat lebih futuristis.

Ruang kabin pun terasa lebih lapang, berkat panoramic sunroof yang membentang di bagian atap. Suasana dalam kabin pun jadi lebih romantis. Dengan konfigurasi bangku yang dapat memuat lima penumpang, area kaki dan batas kepala penumpang terasa leluasa. Hal tersebut tak terlepas dari postur yang memiliki panjang 4.430 mm, lebar 1.818 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheelbase 2.610 mm. Kenyamanan penumpang belakang pun turut diperhatikan melalui sistem AC dua zona, sehingga distribusi dan sirkulasi udara di dalam kabin lebih merata.

Perihal utilitas, terdapat 30 kompartemen penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian kabin. Menyimpan aneka barang berukuran kecil pun jadi lebih mudah.

Ruang bagasi SUV hybrid ini standarnya berkapasitas 443 liter. Cukup untuk aneka ragam barang kebutuhan harian. Jika butuh ruang lebih besar, bangku belakang dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40, sehingga kapasitas bagasi meningkat jadi 1.457 liter.

SUV Berteknologi Modern

MG ZS Hybrid+ dibekali teknologi Hybrid+ yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik yang memiliki output daya 134 hp dan torsi 250 Nm. Sistem hybrid tersebut didukung baterai berkapasitas 1,83 kWh serta transmisi hybrid 3-speed Dedicated Hybrid Transmission.

Sistem keselamatan berkendara terpadu yang terdiri dari 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan tujuh airbag jadi keunggulan dari MG SZ Hybrid+. Bahkan SUV ini meraih predikat lima bintang dalam uji benturan dan fitur berkendara dari Australasian New Car Assessment Program (ANCAP). Jadi soal kualitas tak perlu diragukan.

Kelas segmen yang bakal dimasuki MG ZS Hybrid+ cukup padat, mulai dari Chery Tiggo Cross CSH, Chery C5 CSH,Honda HR-V Hybrid hingga Mitsubishi Xforce Hybrid dan Toyota Yaris Cross Hybrid. Saat ini MG ZS Hybrid+ masih dalam tahap perkenalan dan harga jual resminya baru akan diumumkan di GIIAS 2026. Persaingannya bakal seru ini…

Mitsubishi New Xforce Meluncur, Usung Teknologi Hybrid Lokal

Mitsubishi Motors kembali mempertegas keseriusannya di pasar SUV Indonesia dengan meluncurkan Mitsubishi New Xforce pada 16 Juli 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Tak sekadar penyegaran, model terbaru ini menjadi tonggak penting karena menghadirkan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) generasi kedua yang untuk pertama kalinya diproduksi secara lokal di Indonesia.

Mengusung konsep “Elevated Urban SUV”, Mitsubishi New Xforce hadir dengan pembaruan menyeluruh mulai dari desain, kenyamanan, fitur premium, teknologi keselamatan, hingga sistem elektrifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang semakin dinamis.

Peluncuran New Xforce HEV juga menjadi langkah strategis Mitsubishi Motors dalam memperkuat Indonesia sebagai basis produksi kendaraan hybrid untuk pasar domestik sekaligus ekspor.

“Hari ini menjadi tonggak penting dengan diperkenalkannya New Xforce HEV, kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) pertama kami di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita.

Menurut Kurita, kehadiran New Xforce HEV bukan hanya memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen, tetapi juga menunjukkan komitmen Mitsubishi Motors terhadap pengembangan industri otomotif nasional.

Panoramic Roof Jadi Daya Tarik Baru

Salah satu pembaruan paling mencolok pada Mitsubishi New Xforce adalah hadirnya frameless panoramic roof, fitur yang sebelumnya banyak dinantikan konsumen.

Atap kaca berukuran besar tersebut memberikan kesan kabin yang lebih luas, terang, dan premium sehingga meningkatkan kenyamanan selama perjalanan, baik di dalam kota maupun saat bepergian bersama keluarga.

Selain itu, Mitsubishi juga melakukan penyempurnaan pada sektor suspensi agar karakter berkendara menjadi lebih halus tanpa menghilangkan kestabilan khas SUV.

Kabin Semakin Premium dan Nyaman

Interior New Xforce kini dibekali berbagai fitur yang mendukung kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Beberapa di antaranya meliputi Dual Auto AC dengan NanoeX, power driver seat, power tailgate, ambient light, hingga Yamaha Premium Audio pada varian tertentu.

Bangku belakang juga menawarkan delapan pengaturan kenyamanan yang dirancang agar perjalanan jarak jauh terasa lebih rileks.

Kombinasi ruang kabin yang lega dengan fitur-fitur modern tersebut menjadi salah satu nilai jual utama New Xforce di segmen SUV kompak.

Pengalaman Berkendara Lebih Halus Berkat Teknologi HEV

Melalui konsep “Elevated by Electric”, Mitsubishi mengombinasikan efisiensi teknologi hybrid dengan karakter berkendara SUV yang responsif dan mudah dikendalikan.

Sistem Hybrid Electric Vehicle generasi kedua diklaim mampu menghadirkan akselerasi yang lebih halus, kabin yang lebih senyap, serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik tanpa mengorbankan performa di berbagai kondisi jalan.

Dengan kombinasi teknologi elektrifikasi, fitur premium, serta produksi lokal di Indonesia, Mitsubishi New Xforce diproyeksikan menjadi salah satu pemain kuat di segmen SUV hybrid yang kini semakin berkembang.

Anda dapat melihat langsung Mitsubishi New Xforce melalui jaringan dealer resmi Mitsubishi Motors di seluruh Indonesia maupun pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, termasuk merasakan performanya melalui sesi test drive yang telah disediakan.

Deepal S05 BEV & REEV, Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Deepal S05 BEV & REEV Jadi Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Rasa penasaran kami terhadap kendaraan elektrifikasi yang dihadirkan oleh Changan ke Indonesia yakni Deepal S05 pun terobati.

Changan Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk merasakan sensasi berkendara dari compact SUV tersebut dalam sesi test drive dari Jakarta menuju kawasan Ciletuh pada 7-8 Juli 2026. Seperti apa sensasinya?

Interior Modern dan Mutakhir

Saat melihay sosok mobil ini, desainnya simple tapi enak dilihat. Ternyata Deepal S05 merupakan hasil garapan dari studio desain Changan di Turin, Italia. Desain sederhana yang bersih namun dinamis jadi daya tarik utama pada mobil ini. Tak menghebohkan dengan pernak pernik yang bikin sakit mata.

Detail sederhana yang mungkin luput dari perhatian adalah handle pintu tersembunyi. Bahkan logo merek yang menyala di pilar C tak sekadar elemen dekoratif, tapi berfungsi sebagai indikator tingkat pengisian daya baterai. Pengguna dapat mengetahui dengan cepat dan mudah, apakah daya baterai telah terisi sampai penuh atau belum.

Selain eksterior, yang menjadi perhatian utama konsumen dalam memilih mobil adalah tampilan interiornya.

Kabin Deepal S05 terlihat modern dengan layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi 2.5K Ultra Clear sebagai pusat kendali utama fitur kendaraan maupun hiburan. Dengan layar HD, tampilan gambar dari fitur kamera 360 derajat pun terlihat lebih jelas. Layar pintar ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Sunflower Screen, sehingga dapat digeser hingga 15 derajat ke sisi pengemudi maupun penumpang depan. Jadi tampilan layar tidak silau oleh paparan cahaya matahari saat berkendara siang hari.

Berkat chip prosesor canggih Qualcomm 8155, kinerja sistem kendali fitur berkendara maupun multimedia menjadi lebih cepat dan responsif. Informasi berkendara juga dapat diakses melalui proyeksi layar Augmented Reality Head Up Display (AR-HUD) 50,4 inci. Panduan navigasi yang ditampilkan secara realtime terlihat lebih jelas serta tidak mengganggu konsentrasi berkendara. Tak kalah dari mobil mewah berharga miliaran.

Bagi pengguna ponsel pintar, pada konsol tengah terdapat sepasang charger nirkabel berdaya 50W. Jadi tak perlu repot mencolok kabel charger. Perjalanan pun terasa sangat menyenangkan berkat sistem audio premium dengan 14 speaker yang menghasilkan suara yang jernih.

Kenyamanan berkendara turut ditingkatkan melalui fitur pemanas, ventilasi, sandaran kaki, serta fungsi memory seat pada jok penumpang depan. Desain jok belakang pun ergonomis dengan posisi duduk yang cukup nyaman. Ruang kaki dan ruang kepala juga cukup leluasa, karena desain kabin mobil ini mengacu pada postur orang Eropa yang rerata bertubuh jangkung.

Ruang bagasi di balik jok belakang pada kedua varian standar volumenya 492 liter. Jika butuh ruang extra, jok belakang bisa dilipat untuk menambah volume ruang bagasi hingga mencapai 1.250 liter. Khusus varian BEV, di balik kap depan terdapat kompartemen bagasi tambahan bervolume 159 liter. Dengan ruang bagasi yang lebih besar, daya muat barang pada varian BEV RWD jelas lebih unggul dibandingkan versi REEV RWD.

Pilih BEV atau REEV?

Di Indonesia Deepal S05 tersedia dalam dua versi yakni BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Untuk versi BEV energinya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jarak tempuh maksimum hingga 470 km (NEDC). Lebih kecil dari spek Eropa yang dibekali baterai berdaya 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 485 km. Berkat kemampuan pengisian daya cepat, hanya butuh sekira 15 menit untuk pengecasan dari 30% hingga 80% menggunakan SPKLU fast charger DC berdaya 200 kW. Jika kurang dari itu, maka waktunya pun akan sedikit lebih lama.

Satu motor listrik beroutput 200 kW dengan torsi puncak 290 Nm menggerakkan roda belakang (RWD). Saat kami mengendarai versi BEV, tarikan performa terasa responsif dengan akselerasi instan khas mobil listrik. Pada mode Eco, penyaluran tenaga terasa halus, dan suaranya sangat senyap.

Untuk versi REEV, baterainya berdaya 27,28 kWh. Namun versi ini dibekali dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai secara otomatis mengisi daya baterai saat terindikasi daya baterai hampir habis. Jadi Anda tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa perlu khawatir kehabisan daya baterai dan repot mencari SPKLU.

Jika hanya mengandalkan daya baterai murni pada mode EV, jarak jelajah hanya sekira 170 km. Saat mesin difungsikan, dengan daya baterai terisi penuh dan tangki BBM berisi 45 liter bensin, sistem hybrid REEV tersebut mampu menghadirkan jarak jelajah hingga lebih dari 1.100 km. Wah, sangat ekonomis dan efisien. Melakukan perjalanan jauh jadi bebas dari rasa was-was dan khawatir.

Dalam mode EV, kendaraan ini juga mampu menempuh jarak hingga 170 km (NEDC). Dengan teknologi REEV, berkendara tetap senyap bagaikan mobil, karena suara mesin pada Deepal S05 REEV cukup halus.

Dari sisi performa, Deepal S05 REEV dibekali satu motor listrik penggerak roda belakang beroutput 160 kW dengan torsi 320 Nm. Dari segi akselerasi, tarikannya cukup responsif. Tak jauh beda dari versi BEV.

Untuk pengendaraan yang halus dengan konsumsi energi lebih efisien, pilih mode Eco. Jika butuh suplemen daya extra dan tarikan yang lebih bergairah serta responsif, pilih mode Sport. Hanya saja kecepatan maksimum dibatasi di angka 180 km. Sudah lebih dari cukup untuk berkendara di tol.

Soal pengendaraan, handling kemudi kedua versi Deepal S05 cukup jinak. Hanya saja terdapat perbedaan sensasi antara versi BEV dan REEV saat menjadi penumpang di jok belakang. Pada saat bermanuver di jalan tol, ayunan suspensi versi REEV cenderung terasa lebih keras dari versi BEV. Sehingga gejala body roll pada versi REEV sedikit lebih terasa dibanding pada versi BEV. Mungkin selain dari faktor setting suspensi, bobot mobil serta tekanan angin ban juga turut berpengaruh. Selebihnya, tak ada hal yang jadi kekurangan pada kedua versi Deepal S05, baik BEV maupun REEV.

Changan Indonesia sudah mulai membuka pemesanan Deepal S05 BEV dan REEV bagi para konsumen yang berminat. Pemesanan melalui inden pre-booking jadi strategi Changan untuk menjaring konsumen yang lebih luas jelang perhelatan GIIAS 2026. Untuk saat ini Changan Indonesia belum memberi info berapa harga jual resminya. Hanya dikatakan harga untuk versi BEV maupun REEV di kisaran Rp 500 jutaan.

BYD Umumkan Harga Resmi M6 Dual Mode di Indonesia

PT BYD Motor Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BYD M6 Dual Mode (DM) untuk pasar Indonesia. Kabar ini langsung menarik perhatian karena MPV berteknologi elektrifikasi tersebut dibanderol mulai Rp 298 juta OTR Jakarta, menjadikannya salah satu kendaraan energi baru dengan harga paling kompetitif di segmennya.

Di tengah meningkatnya biaya mobilitas dan harga bahan bakar yang terus berfluktuasi, kehadiran BYD M6 DM menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan efisiensi layaknya mobil listrik tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara sehari-hari.

Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) memang masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap total penjualan kendaraan di Indonesia. Karena itu, efisiensi bahan bakar dan biaya kepemilikan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kendaraan keluarga.

Teknologi Dual Mode, Sensasi Mobil Listrik Tanpa Khawatir Jarak Tempuh

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru yang dirancang dengan pendekatan EV-Oriented. Artinya, pengalaman berkendara tetap mengutamakan karakter kendaraan listrik yang halus, responsif, dan senyap.

Namun berbeda dengan mobil listrik murni, teknologi DM mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin secara cerdas sehingga mampu memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

BYD menyebut teknologi ini mengusung filosofi G.A.S.S. atau Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Karakter tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang memiliki pola mobilitas sangat beragam.

Biaya Perawatan Lebih Hemat hingga 30 Persen

Salah satu keunggulan utama BYD M6 DM adalah efisiensi biaya kepemilikan. Berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, kendaraan ini diklaim mampu menghadirkan biaya perawatan sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama.

Efisiensi tersebut diperoleh dari kemampuan sistem Dual Mode dalam mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik dan bahan bakar sesuai kondisi perjalanan. Hasilnya, konsumsi energi menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.

Tersedia Lima Varian dengan Harga Kompetitif

Untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam, BYD menghadirkan M6 DM dalam dua tipe utama, yakni Classic dan Cross.

Varian Classic menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga mulai Rp 298 juta untuk tipe Standard dan Rp 318 juta untuk tipe Dynamic.

Sementara tipe Cross hadir dengan tampilan lebih premium dan fitur yang lebih lengkap. Harga yang ditawarkan terdiri dari Advanced Rp 360 juta, Superior Rp 380 juta, dan Superior Captain Seat Rp 390 juta.

Dengan rentang harga tersebut, BYD M6 DM berpotensi menjadi salah satu penantang serius di segmen MPV elektrifikasi yang saat ini semakin berkembang di Indonesia.

Sejak diperkenalkan pada Mei 2026, BYD mengungkapkan bahwa lebih dari 20.000 konsumen telah menunjukkan minat terhadap teknologi Dual Mode. Antusiasme tersebut menjadi indikasi bahwa pasar Indonesia mulai menerima kendaraan energi baru sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien, fleksibel, dan ekonomis.

Suzuki Fronx Sport Meluncur di Malaysia, Kapan di Indonesia?

Jelang memasuki semester kedua tahun 2026, Suzuki Cars Malaysia meluncurkan model Suzuki Fronx Sport. Sedikit muncul rasa penasaran, seperti apa spek mobil Suzuki Fronx Hybrid berimbuhan ‘Sport’ yang baru saja launching di Malaysia? Inilah penampakannya yang kami dapat dari Paultan.org

Suzuki Fronx Sport Tampil Menggoda

Daya tarik utama Suzuki Fronx Sport terletak pada paket aksesori resmi yang membuat tampilannya jauh lebih menggoda. Jika dibandingkan dengan Fronx Hybrid standar, versi Sport hadir dengan sejumlah sentuhan visual yang memberikan kesan lebih dinamis dan eksklusif.

Bagian depan mendapat grille dan emblem berwarna hitam yang mempertegas aura sporty. Sementara itu, body kit lengkap berupa front lip extension, side skirt, dan rear diffuser membuat tampilan SUV kompak ini terlihat lebih rendah dan agresif.

Suzuki juga menawarkan pilihan warna yang menarik, yakni kombinasi two-tone Pearl Snow White dengan Cool Black serta opsi monotone Cool Black yang memberikan kesan premium.

Penyempurna tampilannya adalah penggunaan velg alloy 17 inci yang dibalut ban Continental UltraContact UC7 berukuran 215/50 R17. Kombinasi tersebut membuat Fronx Sport tampil lebih proporsional sekaligus meningkatkan daya tarik visualnya.

Fitur Tambahan yang Menarik

Tak hanya bermain di sektor kosmetik, Suzuki turut menambahkan perangkat dashcam 4K depan dan belakang. Kehadiran fitur ini bukan sekadar untuk merekam perjalanan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan melalui fungsi pemantauan kendaraan saat parkir maupun saat berkendara.

Sementara itu, fitur kenyamanan dan hiburan masih mempertahankan spesifikasi Fronx Hybrid. Pengguna tetap mendapatkan head unit layar sentuh 9 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, wireless charging, paddle shift, serta lingkar kemudi berlapis kulit.

Di sektor keselamatan, Suzuki Fronx Sport tetap dibekali paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang cukup lengkap. Fitur-fitur seperti Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert, Lane Keep Assist, hingga Vehicle Sway Warning masih menjadi andalan.

Tetap Mengandalkan Teknologi Hybrid

Meski tampil lebih sporty, tidak ada perubahan pada sektor mekanis. Suzuki Fronx Sport masih menggunakan mesin bensin 1.5-liter empat silinder berkode K15C yang dipadukan dengan sistem mild hybrid melalui Integrated Starter Generator (ISG).

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 103 PS pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 6-percepatan.

Konfigurasi suspensi juga tetap sama dengan MacPherson Strut di depan dan Torsion Beam di belakang. Sistem pengereman menggunakan cakram berventilasi di depan dan tromol di belakang.

Di Malaysia, Suzuki Fronx Sport dipasarkan dengan harga 130.888 ringgit atau sekitar Rp589 jutaan. Selisihnya sekitar Rp58 juta dibandingkan Fronx Hybrid standar yang dibanderol mulai 118.888 ringgit.

Karena model yang dijual di Malaysia berasal dari fasilitas produksi Indonesia, peluang hadirnya Fronx Sport di pasar domestik sebenarnya cukup terbuka. Terlebih, tren konsumen Indonesia saat ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap kendaraan dengan tampilan lebih sporty tanpa harus melakukan modifikasi tambahan.

Jika PT Suzuki Indomobil Sales melihat adanya potensi pasar yang menjanjikan, bukan tidak mungkin Suzuki Fronx Sport akan menjadi amunisi baru untuk memperkuat posisi Fronx di segmen SUV kompak nasional. Dengan modal desain yang lebih atraktif dan fitur yang tetap lengkap, varian ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan Fronx dengan karakter lebih eksklusif.

 

 

Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Meluncur, Siap Menjelajah 1.200 Km

Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Mengaspal, Compact SUV Bergaya Petualang dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

Pasar SUV di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran pemain baru yang menawarkan kombinasi desain tangguh, teknologi modern, dan efisiensi tinggi. Kali ini, PT Jetour Motor Indonesia menghadirkan dua model sekaligus, yakni Jetour T1 bermesin bensin dan Jetour T1 i-DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran keduanya menjadi langkah strategis Jetour untuk menjangkau konsumen yang menginginkan SUV serbaguna dengan karakter petualang namun tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Desain Macho Siap Diajak Bertualang

Meski bermain di segmen compact SUV, dimensi Jetour T1 terbilang bongsor. Mobil ini memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm, menjadikannya salah satu SUV paling besar di kelasnya. Ground clearance setinggi 190 mm juga memberikan rasa percaya diri saat melintasi jalan rusak, medan berbatu, maupun jalur semi off-road.

Secara visual, Jetour T1 dan T1 i-DM mengusung DNA desain yang mirip dengan sang kakak, Jetour T2. Garis bodi tegas, fender besar, serta proporsi bodi yang tinggi menciptakan aura SUV petualang yang kuat. Velg alloy 19 inci berdesain two-tone semakin mempertegas kesan premium dan tangguh.

Tak hanya mengandalkan tampang, SUV ini juga telah membuktikan kualitasnya lewat raihan lima bintang ASEAN NCAP dan penghargaan Red Dot Design Award 2024. Bahkan, desain panel bodi depan dan belakang dirancang untuk meminimalkan risiko cedera pejalan kaki saat terjadi benturan.

Kabin Modern dan Fungsional

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Tata letak dashboard dibuat minimalis dengan fokus pada kemudahan penggunaan. Jetour T1 i-DM dibekali layar sentuh berukuran 15,6 inci, sementara versi bensin menggunakan layar 12,8 inci. Keduanya dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci yang menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time.

Dengan wheelbase mencapai 2.810 mm, ruang kabin terasa lapang untuk lima penumpang dewasa. Khusus T1 i-DM, panoramic sunroof turut menghadirkan kesan lega dan mewah. Menariknya, terdapat 45 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai sudut kabin, menjadikan SUV ini ideal untuk perjalanan jauh maupun aktivitas outdoor.

Dari sisi keselamatan, Jetour menyematkan ADAS Level 2 dengan 13 fitur, termasuk Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, dan Automatic Emergency Braking.

T1 i-DM PHEV, Bisa Tempuh Hingga 1.200 Kilometer

Daya tarik utama tentu berada pada Jetour T1 i-DM. SUV ini mengombinasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Mesin bensin ini menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm.

Energi listrik disuplai oleh baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mampu membawa mobil melaju hingga 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.

Ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, Jetour mengklaim T1 i-DM mampu menempuh jarak hingga 1.200 km. Angka tersebut menjadikannya salah satu SUV PHEV dengan daya jelajah paling impresif di kelasnya.

Pengisian daya cepat juga cukup praktis. Menggunakan fast charger DC dengan konektor CCS2, baterai dapat terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 27 menit. Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik saat beraktivitas di luar ruangan.

Harga Jetour T1 dan T1 i-DM di Indonesia

Sebagai bagian dari program peluncuran, Jetour memberikan harga spesial untuk 500 konsumen pertama di masing-masing model:

Jetour T1 Bensin: Rp388 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 Bensin: Rp408 juta (harga normal)
Jetour T1 i-DM: Rp538 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 i-DM: Rp558 juta (harga normal)

JETOUR T1  hadir dengan lima pilihan warna Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White dan Carbon Crystal Black. Khusus warna eksklusif, Anda bisa siapkan kocek lebih sebesar Rp10 juta.