Kia New Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026, Pakai Transmisi IVT

Persaingan di segmen SUV kompak bakal semakin panas. Menjelang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Kia Sales Indonesia (KSI) memastikan akan meluncurkan Kia New Seltos, model terbaru yang membawa perubahan besar dibanding generasi sebelumnya.

Tak sekadar mendapat penyegaran desain, New Seltos kini dibangun di atas platform K3 terbaru yang diklaim menawarkan peningkatan signifikan pada aspek kenyamanan, keselamatan, hingga kualitas berkendara. Dengan bekal tersebut, SUV asal Korea Selatan ini siap menantang dominasi Mitsubishi Xforce, Suzuki Fronx, hingga Chery Tiggo Cross di pasar Indonesia.

Platform K3 Bawa Kabin Lebih Lapang dan Senyap

Salah satu perubahan paling penting pada New Seltos adalah penggunaan platform K3, menggantikan platform K2 yang digunakan model sebelumnya.

Menurut VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, platform anyar ini dirancang untuk menghadirkan kabin yang lebih lega sekaligus meningkatkan kualitas berkendara melalui reduksi Noise, Vibration, and Harshness (NVH).

“Platform K3 ini berkontribusi pada ruang kabin yang lebih lapang serta mampu mereduksi kebisingan dan getaran sehingga mobil menjadi lebih senyap dan nyaman,” ujar Harry Yanto.

Tak hanya itu, struktur bodinya kini memanfaatkan high-strength steel yang meningkatkan kekakuan sasis sekaligus memperbaiki kemampuan menyerap energi benturan saat terjadi kecelakaan.

Distribusi bobot kendaraan yang lebih seimbang juga membuat pengendalian terasa lebih stabil, baik saat melintasi jalan tol, tikungan, maupun tanjakan.

Mesin Smartstream Dipadukan Transmisi IVT

Berbeda dengan beberapa pasar global yang menawarkan mesin turbo dan transmisi Dual Clutch Transmission (DCT), Kia memilih konfigurasi yang lebih sesuai dengan karakter pengemudi Indonesia.

New Seltos dibekali mesin Smartstream Gamma II DOHC Dual CVVT 1.5 liter naturally aspirated yang menghasilkan tenaga 115 PS pada 6.300 rpm dan torsi 144 Nm pada 4.500 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui Intelligent Variable Transmission (IVT) yang diklaim mampu menghadirkan perpindahan rasio lebih halus dibanding CVT konvensional. Karakter transmisinya dirancang agar akselerasi terasa lembut, responsif di lalu lintas perkotaan, sekaligus tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Pengemudi juga dapat memilih tiga Drive Mode yang terdiri dari Eco, Normal, dan Sport. Sementara untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, tersedia Terrain Mode dengan pilihan Snow, Mud, dan Sand.

Kombinasi sistem Motor Driven Power Steering (MDPS) dengan suspensi MacPherson Strut di depan dan Coupled Torsion Beam Axle di belakang membuat karakter berkendara New Seltos terasa stabil sekaligus nyaman untuk penggunaan harian.

ADAS Level 2 Jadi Nilai Tambah

Kia juga meningkatkan aspek keselamatan melalui hadirnya Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2.

Paket fitur tersebut meliputi Smart Cruise Control, Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Following Assist (LFA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-Spot Collision Avoidance Assist (BCA), Manual Speed Limit Assist (MSLA), Rear Occupant Alert (ROA), serta didukung Blind Spot View Monitor dan Surround View Monitor 360 derajat pada varian tertentu.

Meluncur Perdana di GIIAS 2026

Kia New Seltos dijadwalkan resmi dipasarkan pada GIIAS 2026 dengan tiga pilihan varian, yakni Trendy, Motion, dan GT Line.

Varian GT Line akan menjadi model paling lengkap dengan Panoramic Sunroof, Front Projector LED, Wireless Charger, serta paket ADAS yang lebih komprehensif. Sementara pilihan warna yang tersedia meliputi Aurora Black Pearl, Gravity Gray, Ivory Silver Gloss, Glacier White Pearl, serta dua warna baru Morning Haze dan Magma Red.

Dengan platform baru, kabin yang lebih premium, teknologi keselamatan modern, dan karakter berkendara yang disesuaikan untuk kondisi jalan Indonesia, Kia New Seltos berpotensi menjadi salah satu penantang paling serius di segmen SUV kompak tahun ini. Kini, perhatian tinggal tertuju pada satu hal: berapa harga resmi yang akan diumumkan Kia saat peluncuran di GIIAS 2026?

iCAR V27 Siap Debut di GIIAS 2026, tembus Jarak 1.230 Km

Pasar SUV elektrifikasi Indonesia diprediksi bakal semakin ramai pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Setelah sukses memperkenalkan iCAR V23 di awal tahun, iCAR Indonesia dikabarkan siap membawa amunisi baru, yakni iCAR V27, SUV berteknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang menawarkan perpaduan karakter mobil listrik dengan fleksibilitas kendaraan bermesin bensin.

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai peluncurannya, kemunculan iCAR V27 di GIIAS 2026 menjadi salah satu yang paling dinantikan. Pasalnya, model ini hadir menyasar konsumen yang menginginkan SUV tangguh dengan daya jelajah jauh tanpa dihantui kekhawatiran kehabisan daya baterai.

Desain Boxy Modern

Dari sisi desain, iCAR V27 tetap mempertahankan DNA khas keluarga iCAR melalui siluet bodi boxy yang kokoh. Namun dibandingkan V23, tampilannya kini terlihat lebih modern dan futuristis.

Bagian depan dibekali lampu LED berdesain tegas yang dipadukan kap mesin tinggi, overfender berukuran besar, serta buritan bergaya SUV off-road premium. Dimensinya pun jauh lebih besar dengan panjang 5.055 mm, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm, serta wheelbase 2.910 mm, membuatnya masuk ke segmen mid-size SUV.

Tak hanya mengandalkan tampilan gagah, V27 juga dirancang sebagai SUV multifungsi. Kehadiran towing hook dengan kapasitas tarik hingga 1.600 kg, side box tambahan, side ladder, hingga roof platform memberikan nilai lebih bagi konsumen yang gemar bertualang maupun beraktivitas di alam terbuka.

Kabin lima penumpang yang lapang serta ruang bagasi besar semakin mempertegas karakter V27 sebagai SUV keluarga sekaligus kendaraan petualang.

Teknologi EREV, Solusi bagi yang Belum Siap Beralih ke Mobil Listrik Murni

Salah satu daya tarik terbesar iCAR V27 adalah penggunaan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Berbeda dengan iCAR V23 yang sepenuhnya bertenaga listrik (BEV), sistem EREV tetap mengandalkan motor listrik sebagai penggerak roda, sementara mesin bensin 1.5-liter turbo hanya bertugas sebagai generator untuk mengisi daya baterai.

Artinya, mesin bensin tidak pernah menggerakkan roda secara langsung. Hasilnya, sensasi berkendara tetap terasa halus, instan, dan senyap layaknya mobil listrik, tetapi pengguna tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan jarak jauh karena baterai dapat terus diisi oleh mesin saat dibutuhkan.

Performa Kencang, Siap Jelajah Lebih dari 1.200 Km

Untuk varian Rear Wheel Drive (RWD), iCAR V27 menggunakan satu motor listrik berkekuatan 185 kW. Sementara varian Intelligent AWD (iWD) mengombinasikan motor listrik depan dan belakang dengan total tenaga mencapai 335 kW.

Konfigurasi AWD tersebut diklaim mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya sekitar 5,5 detik, angka yang tergolong impresif untuk SUV berukuran besar.

Baterai berkapasitas 32,4 kWh memungkinkan kendaraan menempuh hingga 210 kilometer dalam mode listrik murni (CLTC). Ketika dikombinasikan dengan mesin generator dan tangki bahan bakar 60 liter, daya jelajah totalnya diklaim mencapai 1.230 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Sebagai pelengkap, varian AWD juga dibekali delapan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi jalan, mulai dari penggunaan harian hingga medan yang lebih menantang.

Jika benar melakukan debut pada GIIAS 2026, iCAR V27 berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik tahun ini. Kombinasi desain boxy modern, teknologi EREV, kemampuan off-road, serta jarak tempuh sangat jauh menjadi modal kuat untuk menarik perhatian konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan elektrifikasi tanpa kompromi.

Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Km Sekali Isi BBM

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai langkah penting dalam strategi elektrifikasi di Indonesia. Tak sekadar menghadirkan penyegaran desain, model ini menjadi kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang diproduksi secara lokal, sekaligus menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan teknologi keselamatan yang lebih lengkap.

Sistem Hybrid Pintar

Mengusung filosofi “Electric Drive, Beyond Hybrid Confidence”, New Xforce HEV dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan natural. Mitsubishi mengembangkan sistem hybrid generasi kedua yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dalam berbagai kondisi, sehingga karakter berkendara terasa lebih senyap, halus, sekaligus responsif.

Sistem penggeraknya memadukan mesin bensin 1.6L DOHC MIVEC dengan motor listrik berdaya 116 PS dan torsi 255 Nm. Mesin konvensionalnya menghasilkan tenaga 107 PS dengan torsi 134 Nm yang bekerja secara optimal ketika dibutuhkan. Kolaborasi keduanya menghasilkan akselerasi yang lebih spontan, terutama saat melaju di perkotaan, menyalip kendaraan lain, maupun menghadapi tanjakan.

Salah satu keunggulan utama New Xforce HEV terletak pada sistem hybrid pintar yang mampu bekerja secara otomatis. Komputer kendaraan akan terus memantau kondisi jalan, kecepatan, beban kendaraan, hingga kapasitas baterai untuk menentukan mode penggerak paling efisien. Mobil dapat berjalan menggunakan motor listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya tanpa memerlukan intervensi dari pengemudi.

Ragam Pilihan Mode Berkendara

Untuk memberikan karakter berkendara yang lebih beragam, Mitsubishi membekali SUV ini dengan tujuh mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge Mode. Tiga mode terakhir menjadi pembeda utama dibanding varian bermesin konvensional. EV Priority memaksimalkan penggunaan tenaga listrik, Charge Mode memungkinkan mesin mengisi ulang baterai saat berkendara, sedangkan Tarmac Mode menghadirkan respons akselerasi yang lebih agresif di jalan beraspal.

Di sektor keselamatan, New Xforce HEV kini dibekali paket Mitsubishi Safety Sensing yang menghadirkan berbagai fitur bantuan berkendara modern. Teknologi tersebut meliputi Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), Automatic High Beam (AHB), hingga Multi Around Monitor (MAM). Kehadiran fitur-fitur ini meningkatkan rasa aman sekaligus membantu pengemudi dalam berbagai situasi lalu lintas.

Perbedaan juga terlihat pada sisi eksterior. Varian hybrid memperoleh identitas khusus berupa emblem Hybrid EV, velg alloy 18 inci dengan desain eksklusif, electric shifter, serta aksen grille dan lampu belakang berwarna clear smoke yang memberikan tampilan lebih modern sekaligus membedakannya dari versi bensin.

Efisiensi menjadi nilai jual utama New Xforce HEV. Berbekal tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter dan sistem hybrid terbaru, Mitsubishi mengklaim SUV ini mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian bahan bakar, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Klaim tersebut menjadikannya salah satu SUV hybrid paling efisien di kelasnya.

 

Untuk pasar Indonesia, Mitsubishi New Xforce dipasarkan dalam tiga pilihan varian. Varian Exceed dibanderol Rp388 juta, Ultimate Rp399 juta, sedangkan New Xforce HEV dengan harga Rp445 juta (OTR Jabodetabek). Varian Ultimate dan HEV juga tersedia dalam Premium Package dengan fitur premium Yamaha Premium Audio, power tailgate, power driver seat, wireless charger, ambient lighting, serta Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Lewat kehadiran New Xforce HEV, Mitsubishi mempertegas komitmen dalam menghadirkan SUV hybrid yang memadukan efisiensi, kenyamanan, performa, dan teknologi keselamatan dalam satu paket yang kompetitif. Hmm…menarik!

Mitsubishi New Xforce Meluncur, Usung Teknologi Hybrid Lokal

Mitsubishi Motors kembali mempertegas keseriusannya di pasar SUV Indonesia dengan meluncurkan Mitsubishi New Xforce pada 16 Juli 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Tak sekadar penyegaran, model terbaru ini menjadi tonggak penting karena menghadirkan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) generasi kedua yang untuk pertama kalinya diproduksi secara lokal di Indonesia.

Mengusung konsep “Elevated Urban SUV”, Mitsubishi New Xforce hadir dengan pembaruan menyeluruh mulai dari desain, kenyamanan, fitur premium, teknologi keselamatan, hingga sistem elektrifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang semakin dinamis.

Peluncuran New Xforce HEV juga menjadi langkah strategis Mitsubishi Motors dalam memperkuat Indonesia sebagai basis produksi kendaraan hybrid untuk pasar domestik sekaligus ekspor.

“Hari ini menjadi tonggak penting dengan diperkenalkannya New Xforce HEV, kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) pertama kami di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita.

Menurut Kurita, kehadiran New Xforce HEV bukan hanya memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen, tetapi juga menunjukkan komitmen Mitsubishi Motors terhadap pengembangan industri otomotif nasional.

Panoramic Roof Jadi Daya Tarik Baru

Salah satu pembaruan paling mencolok pada Mitsubishi New Xforce adalah hadirnya frameless panoramic roof, fitur yang sebelumnya banyak dinantikan konsumen.

Atap kaca berukuran besar tersebut memberikan kesan kabin yang lebih luas, terang, dan premium sehingga meningkatkan kenyamanan selama perjalanan, baik di dalam kota maupun saat bepergian bersama keluarga.

Selain itu, Mitsubishi juga melakukan penyempurnaan pada sektor suspensi agar karakter berkendara menjadi lebih halus tanpa menghilangkan kestabilan khas SUV.

Kabin Semakin Premium dan Nyaman

Interior New Xforce kini dibekali berbagai fitur yang mendukung kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Beberapa di antaranya meliputi Dual Auto AC dengan NanoeX, power driver seat, power tailgate, ambient light, hingga Yamaha Premium Audio pada varian tertentu.

Bangku belakang juga menawarkan delapan pengaturan kenyamanan yang dirancang agar perjalanan jarak jauh terasa lebih rileks.

Kombinasi ruang kabin yang lega dengan fitur-fitur modern tersebut menjadi salah satu nilai jual utama New Xforce di segmen SUV kompak.

Pengalaman Berkendara Lebih Halus Berkat Teknologi HEV

Melalui konsep “Elevated by Electric”, Mitsubishi mengombinasikan efisiensi teknologi hybrid dengan karakter berkendara SUV yang responsif dan mudah dikendalikan.

Sistem Hybrid Electric Vehicle generasi kedua diklaim mampu menghadirkan akselerasi yang lebih halus, kabin yang lebih senyap, serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik tanpa mengorbankan performa di berbagai kondisi jalan.

Dengan kombinasi teknologi elektrifikasi, fitur premium, serta produksi lokal di Indonesia, Mitsubishi New Xforce diproyeksikan menjadi salah satu pemain kuat di segmen SUV hybrid yang kini semakin berkembang.

Anda dapat melihat langsung Mitsubishi New Xforce melalui jaringan dealer resmi Mitsubishi Motors di seluruh Indonesia maupun pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, termasuk merasakan performanya melalui sesi test drive yang telah disediakan.

Honda Super-ONE Siap Debut di GIIAS 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) dipastikan akan menghadirkan kejutan besar di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Jepang tersebut mengonfirmasi bakal meluncurkan Honda Super-ONE, model terbaru dari lini Honda Electric yang sekaligus menjalani debut perdana di kawasan Asia Tenggara.

Peluncuran ini menjadi salah satu agenda paling dinantikan di GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang. Kehadiran Super-ONE juga mempertegas langkah Honda dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Berbeda dengan pendekatan banyak produsen yang hanya menonjolkan teknologi ramah lingkungan, Honda ingin mempertahankan identitas khas mereknya melalui Super-ONE. Mobil listrik ini dikembangkan dengan filosofi yang tetap mengedepankan sensasi fun to drive, karakter yang selama puluhan tahun melekat pada setiap produk Honda.

Menurut Honda, Super-ONE memadukan desain yang ekspresif, detail yang dirancang secara matang, serta performa yang mampu menghadirkan pengalaman berkendara emosional. Dengan kata lain, elektrifikasi bukan berarti menghilangkan karakter berkendara yang selama ini menjadi kekuatan utama Honda.

“Honda selama ini identik dengan kultur engineering, performa, dan komunitas yang menikmati mobil sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas mereka. Honda Super-ONE yang akan kami tampilkan di GIIAS tahun ini adalah evolusi berikutnya dari kultur tersebut, membawa karakter khas setiap produk Honda yang fun to drive, sekaligus menegaskan posisi dan arah Honda di era elektrifikasi,” ujar Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor.

Usung Tema “Culture. Evolved.”

Pada penyelenggaraan GIIAS 2026, Honda mengangkat tema “Culture. Evolved.” yang menggambarkan evolusi budaya, teknologi, serta filosofi berkendara yang telah menjadi identitas merek tersebut selama bertahun-tahun.

Konsep tersebut tidak hanya diwujudkan melalui produk baru, tetapi juga tercermin pada desain booth Honda yang diklaim tampil berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung akan diajak merasakan pengalaman yang lebih interaktif sekaligus mengenal lebih dekat arah pengembangan kendaraan elektrifikasi Honda.

Honda Prelude Tampil Perdana dengan Aksesori Baru

Tak hanya Super-ONE, Honda juga menyiapkan sejumlah model unggulan lainnya untuk memikat pengunjung GIIAS 2026.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Honda Prelude, yang untuk pertama kalinya tampil di ajang pameran otomotif dengan paket aksesori terbaru. Kehadiran coupe legendaris tersebut diyakini akan menjadi magnet bagi para pecinta otomotif maupun penggemar setia Honda.

Selain menampilkan jajaran kendaraan terbaru, Honda juga menjanjikan berbagai aktivitas interaktif serta program penjualan menarik selama pameran berlangsung.

Perkuat Strategi Elektrifikasi di Indonesia

Debut Honda Super-ONE menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memegang peran penting dalam strategi elektrifikasi Honda di kawasan Asia Tenggara. Dengan memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran perdana regional, Honda menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.

Jika melihat tren industri otomotif saat ini, kehadiran Super-ONE diperkirakan akan memperketat persaingan di segmen mobil listrik yang kini diisi berbagai merek global maupun pemain baru dari Tiongkok.

Seluruh lini produk terbaru Honda, termasuk Super-ONE dan Prelude, dapat disaksikan langsung di Booth Honda Hall 5C, ICE BSD City, selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Bagi konsumen yang ingin mengenal lebih dekat teknologi elektrifikasi Honda sekaligus menikmati berbagai promo menarik, booth Honda dipastikan menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi selama pameran berlangsung.

Deepal S05 BEV & REEV, Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Deepal S05 BEV & REEV Jadi Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Rasa penasaran kami terhadap kendaraan elektrifikasi yang dihadirkan oleh Changan ke Indonesia yakni Deepal S05 pun terobati.

Changan Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk merasakan sensasi berkendara dari compact SUV tersebut dalam sesi test drive dari Jakarta menuju kawasan Ciletuh pada 7-8 Juli 2026. Seperti apa sensasinya?

Interior Modern dan Mutakhir

Saat melihay sosok mobil ini, desainnya simple tapi enak dilihat. Ternyata Deepal S05 merupakan hasil garapan dari studio desain Changan di Turin, Italia. Desain sederhana yang bersih namun dinamis jadi daya tarik utama pada mobil ini. Tak menghebohkan dengan pernak pernik yang bikin sakit mata.

Detail sederhana yang mungkin luput dari perhatian adalah handle pintu tersembunyi. Bahkan logo merek yang menyala di pilar C tak sekadar elemen dekoratif, tapi berfungsi sebagai indikator tingkat pengisian daya baterai. Pengguna dapat mengetahui dengan cepat dan mudah, apakah daya baterai telah terisi sampai penuh atau belum.

Selain eksterior, yang menjadi perhatian utama konsumen dalam memilih mobil adalah tampilan interiornya.

Kabin Deepal S05 terlihat modern dengan layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi 2.5K Ultra Clear sebagai pusat kendali utama fitur kendaraan maupun hiburan. Dengan layar HD, tampilan gambar dari fitur kamera 360 derajat pun terlihat lebih jelas. Layar pintar ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Sunflower Screen, sehingga dapat digeser hingga 15 derajat ke sisi pengemudi maupun penumpang depan. Jadi tampilan layar tidak silau oleh paparan cahaya matahari saat berkendara siang hari.

Berkat chip prosesor canggih Qualcomm 8155, kinerja sistem kendali fitur berkendara maupun multimedia menjadi lebih cepat dan responsif. Informasi berkendara juga dapat diakses melalui proyeksi layar Augmented Reality Head Up Display (AR-HUD) 50,4 inci. Panduan navigasi yang ditampilkan secara realtime terlihat lebih jelas serta tidak mengganggu konsentrasi berkendara. Tak kalah dari mobil mewah berharga miliaran.

Bagi pengguna ponsel pintar, pada konsol tengah terdapat sepasang charger nirkabel berdaya 50W. Jadi tak perlu repot mencolok kabel charger. Perjalanan pun terasa sangat menyenangkan berkat sistem audio premium dengan 14 speaker yang menghasilkan suara yang jernih.

Kenyamanan berkendara turut ditingkatkan melalui fitur pemanas, ventilasi, sandaran kaki, serta fungsi memory seat pada jok penumpang depan. Desain jok belakang pun ergonomis dengan posisi duduk yang cukup nyaman. Ruang kaki dan ruang kepala juga cukup leluasa, karena desain kabin mobil ini mengacu pada postur orang Eropa yang rerata bertubuh jangkung.

Ruang bagasi di balik jok belakang pada kedua varian standar volumenya 492 liter. Jika butuh ruang extra, jok belakang bisa dilipat untuk menambah volume ruang bagasi hingga mencapai 1.250 liter. Khusus varian BEV, di balik kap depan terdapat kompartemen bagasi tambahan bervolume 159 liter. Dengan ruang bagasi yang lebih besar, daya muat barang pada varian BEV RWD jelas lebih unggul dibandingkan versi REEV RWD.

Pilih BEV atau REEV?

Di Indonesia Deepal S05 tersedia dalam dua versi yakni BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Untuk versi BEV energinya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jarak tempuh maksimum hingga 470 km (NEDC). Lebih kecil dari spek Eropa yang dibekali baterai berdaya 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 485 km. Berkat kemampuan pengisian daya cepat, hanya butuh sekira 15 menit untuk pengecasan dari 30% hingga 80% menggunakan SPKLU fast charger DC berdaya 200 kW. Jika kurang dari itu, maka waktunya pun akan sedikit lebih lama.

Satu motor listrik beroutput 200 kW dengan torsi puncak 290 Nm menggerakkan roda belakang (RWD). Saat kami mengendarai versi BEV, tarikan performa terasa responsif dengan akselerasi instan khas mobil listrik. Pada mode Eco, penyaluran tenaga terasa halus, dan suaranya sangat senyap.

Untuk versi REEV, baterainya berdaya 27,28 kWh. Namun versi ini dibekali dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai secara otomatis mengisi daya baterai saat terindikasi daya baterai hampir habis. Jadi Anda tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa perlu khawatir kehabisan daya baterai dan repot mencari SPKLU.

Jika hanya mengandalkan daya baterai murni pada mode EV, jarak jelajah hanya sekira 170 km. Saat mesin difungsikan, dengan daya baterai terisi penuh dan tangki BBM berisi 45 liter bensin, sistem hybrid REEV tersebut mampu menghadirkan jarak jelajah hingga lebih dari 1.100 km. Wah, sangat ekonomis dan efisien. Melakukan perjalanan jauh jadi bebas dari rasa was-was dan khawatir.

Dalam mode EV, kendaraan ini juga mampu menempuh jarak hingga 170 km (NEDC). Dengan teknologi REEV, berkendara tetap senyap bagaikan mobil, karena suara mesin pada Deepal S05 REEV cukup halus.

Dari sisi performa, Deepal S05 REEV dibekali satu motor listrik penggerak roda belakang beroutput 160 kW dengan torsi 320 Nm. Dari segi akselerasi, tarikannya cukup responsif. Tak jauh beda dari versi BEV.

Untuk pengendaraan yang halus dengan konsumsi energi lebih efisien, pilih mode Eco. Jika butuh suplemen daya extra dan tarikan yang lebih bergairah serta responsif, pilih mode Sport. Hanya saja kecepatan maksimum dibatasi di angka 180 km. Sudah lebih dari cukup untuk berkendara di tol.

Soal pengendaraan, handling kemudi kedua versi Deepal S05 cukup jinak. Hanya saja terdapat perbedaan sensasi antara versi BEV dan REEV saat menjadi penumpang di jok belakang. Pada saat bermanuver di jalan tol, ayunan suspensi versi REEV cenderung terasa lebih keras dari versi BEV. Sehingga gejala body roll pada versi REEV sedikit lebih terasa dibanding pada versi BEV. Mungkin selain dari faktor setting suspensi, bobot mobil serta tekanan angin ban juga turut berpengaruh. Selebihnya, tak ada hal yang jadi kekurangan pada kedua versi Deepal S05, baik BEV maupun REEV.

Changan Indonesia sudah mulai membuka pemesanan Deepal S05 BEV dan REEV bagi para konsumen yang berminat. Pemesanan melalui inden pre-booking jadi strategi Changan untuk menjaring konsumen yang lebih luas jelang perhelatan GIIAS 2026. Untuk saat ini Changan Indonesia belum memberi info berapa harga jual resminya. Hanya dikatakan harga untuk versi BEV maupun REEV di kisaran Rp 500 jutaan.

Maxmat Duraliner, Karpet Mobil Premium Mulai Rp999 Ribu

Industri aksesori otomotif Tanah Air kembali diramaikan oleh inovasi terbaru dari Otoproject. Produsen aftermarket lokal tersebut resmi memperkenalkan Maxmat Duraliner, karpet mobil generasi terbaru yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal, kenyamanan, sekaligus tampilan premium bagi interior kendaraan.

Kehadiran Maxmat Duraliner menjadi jawaban atas tingginya permintaan konsumen yang menginginkan karpet mobil berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Produk ini diposisikan sebagai pilihan baru bagi pemilik mobil yang mengutamakan keamanan, daya tahan, dan kemudahan perawatan.

Salah satu keunggulan utama Maxmat Duraliner adalah proses produksinya yang menggunakan teknologi 3D Bespoke Scan.

Teknologi ini memungkinkan setiap karpet dibuat mengikuti kontur lantai kendaraan secara presisi sehingga pemasangannya lebih rapat dan tidak mudah bergeser. Saat ini Otoproject telah memiliki hampir 300 pola kendaraan yang dipasarkan di Indonesia, dan terus menambah model baru sesuai kebutuhan pasar.

Selain presisi, Maxmat Duraliner juga mengusung tiga fitur unggulan.

Pertama, desain custom fit yang mengikuti bentuk lantai mobil. Kedua, material anti-slip yang membantu mencegah karpet bergeser sehingga mengurangi risiko mengganggu pedal gas maupun rem saat berkendara. Ketiga, material anti-bau sehingga kabin tetap nyaman meski kendaraan terparkir di bawah terik matahari.

Material yang digunakan berupa PVC premium heavy-duty dengan karakter kuat, tahan air, mudah dibersihkan, dan memiliki usia pakai lebih lama dibanding karpet konvensional berbahan spons atau busa.

Sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produknya, Otoproject bahkan memberikan garansi hingga lima tahun untuk kerusakan seperti sobek atau jahitan yang lepas, selama bukan akibat benda tajam.

Untuk harga, Maxmat Duraliner dipasarkan mulai Rp999.000 untuk mobil dua baris tanpa area kargo. Sementara varian dua baris dengan bagasi atau tiga baris tanpa bagasi dibanderol Rp1.299.000.

Untuk mobil tiga baris lengkap dengan area kargo harganya Rp1.599.000, sedangkan MPV besar dibanderol Rp2.199.000. Adapun versi tertinggi untuk van besar dijual Rp2.599.000. Selama periode peluncuran, Otoproject juga memberikan potongan harga Rp200.000 untuk setiap pembelian Maxmat Duraliner.

Selain Maxmat Duraliner, Otoproject juga tetap menghadirkan lini produk Maxmat 5D Premium, Maxmat 5D Elite, hingga Maxmat 7D Luxeliner yang ditujukan bagi konsumen yang menginginkan perlindungan lantai kabin lebih menyeluruh dengan desain premium. Harga produk-produk ini bervariasi mulai sekitar Rp1,3 jutaan hingga Rp3,3 jutaan, tergantung jenis kendaraan dan konfigurasi karpet yang dipilih.

Melalui peluncuran Maxmat Duraliner, Otoproject menunjukkan komitmennya menghadirkan aksesori otomotif berkualitas tinggi buatan lokal. Dengan kombinasi teknologi, material premium, garansi panjang, serta harga yang kompetitif, produk ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemilik mobil yang ingin menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan tampilan interior kendaraannya.

MG MGS5 EV Tembus 2.000 SPK, Kirim 1.000 Unit ke Konsumen

MG Motor Indonesia berhasil mencatat lebih dari 2.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk MGS5 EV hanya dalam beberapa bulan sejak resmi diperkenalkan di pasar nasional.

Untuk itu, MG Motor Indonesia menggelar MGS5 EV Handover Celebration di Jakarta pada Sabtu (4/8). Momen ini sekaligus menjadi penyerahan simbolis 1.000 unit MGS5 EV kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat banyak keluarga Indonesia yang memercayakan mobilitas masa depan mereka pada MGS5 EV. Setiap konsumen kini menjadi bagian dari komunitas global pengguna MG. Komitmen kami akan terus berlanjut melalui layanan purna jual yang andal untuk memberikan kenyamanan dan peace of mind kepada setiap pengguna MGS5 EV,” ujar Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia.

Program Harga Spesial Diperpanjang

Melihat tingginya minat masyarakat, MG memutuskan memperpanjang program harga spesial MGS5 EV hingga akhir kuartal ketiga atau September 2026.

Selama periode tersebut, konsumen masih dapat membawa pulang MGS5 EV dengan harga:

– MGS5 EV Ignite : Rp333,9 juta (OTR Jakarta)
– MGS5 EV Magnify : Rp355,9 juta (OTR Jakarta)

Dirancang untuk Kebutuhan Keluarga Modern

MGS5 EV dikembangkan sebagai SUV listrik yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. SUV listrik ini menawarkan kombinasi kabin lapang, kenyamanan berkendara, efisiensi energi, serta berbagai teknologi yang memudahkan aktivitas sehari-hari.

Karakter tersebut menjadikan MGS5 EV sebagai salah satu SUV listrik yang bisa menjadi pilihan lain di Indonesia sepanjang 2026.

Paket Purna Jual yang Kompetitif

Tak hanya menawarkan harga menarik, MG juga memberikan berbagai keuntungan purna jual bagi setiap pembeli MGS5 EV.

Konsumen akan memperoleh garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer, gratis perawatan berkala selama empat tahun, portable charger tanpa biaya tambahan, kaca film (window tint), hingga paket internet i-SMART selama tiga tahun.

Berbagai fasilitas tersebut menjadi nilai tambah yang memberikan rasa aman selama masa kepemilikan kendaraan.

Perkuat Jaringan Servis Nasional

MG Motor Indonesia juga terus memperkuat layanan purna jual untuk mendukung pertumbuhan populasi kendaraan listriknya.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan MG Satellite Workshop, yaitu layanan servis resmi yang menjangkau konsumen di wilayah yang belum memiliki dealer MG. Seluruh pekerjaan servis dilakukan oleh teknisi profesional dengan penggunaan suku cadang asli MG.

Selain itu, MG memperluas kerja sama dengan jaringan Body & Paint di berbagai daerah di luar Jabodetabek agar proses perbaikan kendaraan menjadi lebih mudah dijangkau.

Dalam waktu dekat, MG juga akan membuka MG Workshop Center sebagai bengkel flagship yang dilengkapi fasilitas modern, pusat pelatihan teknisi, riset layanan servis, hingga ketersediaan suku cadang yang lebih lengkap.

Bagi konsumen yang membutuhkan layanan tanpa harus datang ke bengkel, MG juga menyediakan MG Mobile Service yang memungkinkan proses perawatan maupun servis ringan dilakukan langsung di lokasi pelanggan.

“Kepercayaan yang diberikan konsumen merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi kami. Selamat datang di MG Family dan menjadi bagian dari perjalanan warisan otomotif global MG sejak 1924. Kami berharap MGS5 EV dapat menghadirkan kebahagiaan dalam setiap perjalanan,” tutup Jason Huang.

Keberhasilan mencatat 2.000 pemesanan serta penyerahan 1.000 unit dalam waktu singkat menunjukkan bahwa MGS5 EV semakin mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Dengan harga yang kompetitif, layanan purna jual yang terus diperluas, serta berbagai program kepemilikan menarik, MG optimistis mampu memperkuat posisinya di pasar SUV listrik nasional.

Deepal S07, eSUV Premium untuk Mobilitas Keluarga Modern

Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan membuat kebutuhan akan kendaraan keluarga ikut berevolusi. Jika dulu kapasitas penumpang dan performa menjadi pertimbangan utama, kini konsumen semakin selektif dalam memilih kendaraan yang mampu menghadirkan efisiensi, teknologi cerdas, keselamatan, kenyamanan, hingga jaminan purnajual yang memberikan rasa tenang dalam jangka panjang.

Melalui lini model SUV listrik Deepal S07, Changan Automobile menghadirkan mobil elektrifikasi ramah lingkungan berteknologi modern yang dapat memenuhi kriteria para konsumen seperti yang telah kami paparkan.

Deepal S07 mengombinasikan desain futuristis, kabin mewah, performa bertenaga, serta biaya operasional yang jauh lebih efisien dibandingkan SUV bermesin konvensional.

“Kebutuhan keluarga modern terus berkembang. Mereka membutuhkan kendaraan yang aman, nyaman, efisien, serta didukung teknologi yang memudahkan aktivitas sehari-hari. Changan Deepal S07 kami hadirkan sebagai SUV listrik yang menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan berkualitas bagi keluarga Indonesia,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Desain Futuristis Pencuri Perhatian

Kesan modern terpancar dari tampilan luar Deepal S07. Identitas futuristik diperkuat melalui LED Daytime Running Light (DRL) Starleaf, lampu belakang Star Flame LED, serta garis bodi aerodinamis yang dipadukan dengan frameless door dan hidden door handle.

Pilihan warna Comet White, Nebula Green, Lunar Grey, Eclipse Black, hingga Sunset Orange membuat karakter SUV listrik ini semakin eksklusif. Velg berukuran 19 inci maupun 20 inci turut mempertegas aura premium yang dimilikinya.

Dimensi bodi sepanjang 4.750 mm dengan wheelbase mencapai 2.900 mm menghasilkan ruang kabin yang lapang. Menariknya lagi, radius putar hanya 5,75 meter membuat Deepal S07 tetap lincah bermanuver di jalan perkotaan maupun area parkir yang sempit.

Kabin Mewah Bernuansa Luxury Yacht

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa berkat konsep Luxury Yacht yang menjadi inspirasi desain interiornya. Jok bergaya integral, panoramic glass roof lengkap dengan electric sunshade, serta pilihan warna interior Sunset Orange maupun Eclipse Black menciptakan atmosfer yang mewah sekaligus nyaman.

Pusat perhatian terdapat pada layar Sunflower Screen berukuran 15,6 inci yang dapat berputar hingga 15 derajat ke arah pengemudi maupun penumpang depan. Fitur ini masih sangat jarang ditemui di kelasnya.

Deepal S07 juga mengusung konsep kabin minim tombol fisik. Hampir seluruh pengaturan kendaraan dilakukan melalui layar sentuh sehingga memberikan tampilan interior yang bersih dan modern.

Fitur Augmented Reality Head-Up Display (AR-HUD) membantu pengemudi memperoleh berbagai informasi penting tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan. Sementara Intelligent Voice Assistant yang mendukung Bahasa Indonesia dan Inggris memungkinkan pengemudi mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan hanya melalui perintah suara.

Kelengkapan lainnya meliputi Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, wireless fast charger 40W, layar sentuh untuk penumpang belakang, serta sistem audio premium 14 speaker.

Deepal bahkan menghadirkan sejumlah mode berkendara unik seperti Camping Mode, Nap Mode, Snow Cabin Mode, hingga Car Wash Mode yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis.

Performa Bertenaga dengan Jarak Tempuh Impresif

Deepal S07 menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 214 hp dengan torsi maksimum 320 Nm.

SUV listrik berpenggerak roda belakang (RWD) ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,6 detik dengan kecepatan maksimum mencapai 180 km/jam. Bahkan kemampuan towing hingga 1.500 kg menjadi nilai tambah bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

Sumber tenaganya berasal dari Golden Shield Battery berkapasitas 79,97 kWh yang mampu membawa kendaraan melaju hingga 560 kilometer berdasarkan standar NEDC atau sekitar 475 kilometer menurut pengujian WLTP.

Pengisian daya juga sangat praktis. Menggunakan DC Fast Charging, baterai dapat terisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit.

Teknologi Cell-to-Vehicle (CTV) yang mengintegrasikan baterai dengan struktur bodi meningkatkan kekuatan kendaraan sekaligus efisiensi termal. Bahkan baterainya diklaim tetap memiliki umur pakai optimal meski telah digunakan hingga 600.000 kilometer.

Fitur Keselamatan Lengkap dan Biaya Operasional Lebih Hemat

Sebagai kendaraan keluarga, Deepal S07 dibekali paket keselamatan yang sangat lengkap. Mulai dari kamera 360 derajat dengan Transparent Chassis, Driver Monitoring System (DMS), hingga 19 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) seperti Automatic Emergency Braking, Front Collision Warning, dan Lane Departure Warning.

Tak hanya aman, biaya kepemilikannya pun sangat menarik. Dengan tarif pengisian daya di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh, biaya mengisi baterai hingga penuh hanya sekitar Rp197 ribu. Untuk penggunaan harian sekitar 60 kilometer, biaya listrik diperkirakan hanya berkisar Rp25 ribuan per hari—lebih hemat dibandingkan konsumsi bahan bakar SUV bermesin bensin.

Dengan harga Rp599 juta on the road Jakarta, Deepal S07 menawarkan nilai yang kompetitif di segmen SUV listrik premium. Changan Indonesia juga memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer, ditambah servis gratis selama 5 tahun atau 60.000 kilometer.

Melihat kombinasi desain futuristis, kabin premium, performa bertenaga, teknologi pintar, fitur keselamatan lengkap, hingga efisiensi biaya operasional, Deepal S07 layak menjadi standar baru eSUV premium bagi keluarga Indonesia yang ingin beralih ke era mobilitas listrik.

Deepal S05 Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia

Persaingan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Deepal S05, SUV terbaru dari Changan Indonesia. Setelah mencuri perhatian sejak diperkenalkan kepada publik pada April 2026, model ini kini resmi memasuki tahap pre-booking atau pemesanan awal mulai 30 Juni 2026.

Menariknya, Deepal S05 hadir dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV). Strategi tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas, baik sebagai mobil listrik murni maupun elektrifikasi dengan jarak tempuh ekstra.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan pembukaan pre-booking menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

“Program pre-book Deepal S05 dan Deepal S05 REEV merupakan langkah nyata Changan dalam menghadirkan produk-produk elektrifikasi terbaru yang akan segera meluncur di Indonesia,” ujarnya.

Desain Futuristis dengan Sentuhan Premium

Deepal S05 mengusung filosofi desain Symbiotic Aesthetics yang terinspirasi dari bentuk sayap pesawat antariksa. Siluet bodinya tampil modern dengan garis-garis tegas, dipadukan lampu LED ramping, pintu frameless, serta spoiler belakang berbentuk V yang membantu menghasilkan koefisien hambatan udara hanya 0,25 Cd.

Dimensinya juga cukup proporsional untuk sebuah SUV perkotaan, dengan panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.880 mm. Kombinasi tersebut menghadirkan kabin yang lapang sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Masuk ke interior, nuansa premium langsung terasa melalui layar sentuh 15,4 inci beresolusi 2.5K yang dilengkapi fitur Sunflower Screen, memungkinkan layar bergeser hingga 15 derajat mengikuti posisi pengemudi maupun penumpang depan.

Kenyamanan semakin ditingkatkan lewat panoramic roof seluas 1,9 meter persegi, ambient light 64 warna, material soft touch, wireless charging, serta jok depan yang telah dilengkapi pemanas, ventilasi, sandaran kaki elektrik, dan memori posisi.

Pilih BEV atau REEV, Mana yang Cocok?

Deepal S05 dibangun menggunakan platform EPA1 All Electric Digital Platform yang dirancang khusus untuk kendaraan elektrifikasi. Baik varian BEV maupun REEV sama-sama menggunakan penggerak roda belakang (RWD) serta suspensi independen di keempat roda.

Varian BEV dibekali motor listrik bertenaga 268 hp dengan torsi 290 Nm. Energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 68,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Sementara itu, varian REEV menawarkan konsep berbeda. Motor listrik tetap menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai berkapasitas 27,28 kWh.

Dalam mode listrik murni, Deepal S05 REEV mampu melaju hingga 170 kilometer. Ketika mesin generator mulai bekerja, total jarak tempuhnya diklaim dapat melampaui 1.100 kilometer, menjadikannya solusi bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Harga Mulai Rp 500 Jutaan, Bonus Menarik Menanti

Selama masa pre-booking, Changan Indonesia memperkirakan harga Deepal S05 berada di kisaran Rp500 jutaan.

Sebanyak 500 konsumen pertama akan mendapatkan berbagai keuntungan berupa benefit hingga Rp20 juta, asuransi all risk selama satu tahun, serta kesempatan memperoleh program Battery Lifetime Warranty.

Selain itu, seluruh unit Deepal S05 juga dibekali garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer. Konsumen yang menginginkan perlindungan lebih lama dapat memilih paket garansi baterai seumur hidup sesuai program resmi Changan Indonesia.

Dengan kombinasi desain modern, teknologi canggih, pilihan sistem penggerak yang fleksibel, serta jarak tempuh yang kompetitif, Deepal S05 berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik yang akan meramaikan pasar otomotif Indonesia pada 2026.

WANDA, Aplikasi Pintar Honda Untuk Mudahkan Booking Servis

Transformasi digital kini tak hanya mengubah cara masyarakat mencari informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru dalam layanan purnajual kendaraan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang menghadirkan WANDA (Wahana Honda), sebuah aplikasi asisten virtual yang dirancang untuk mempermudah konsumen mengakses berbagai layanan Honda secara cepat dan praktis.

Melalui WANDA, pemilik sepeda motor Honda tak lagi harus menyimpan tumpukan dokumen servis atau datang langsung ke dealer hanya untuk memperoleh informasi tertentu. Seluruh data penting, mulai dari riwayat perawatan hingga jadwal servis, kini dapat diakses kapan saja melalui smartphone.

Head of Digital Initiatives PT Wahana Makmur Sejati, Rina Rusli, mengatakan kehadiran WANDA merupakan bagian dari inovasi layanan digital yang memungkinkan pelanggan memperoleh informasi resmi di luar jam operasional dealer.

“Asisten virtual WANDA hadir untuk membantu menjawab berbagai kebutuhan informasi pelanggan secara cepat, praktis, dan langsung dari sumber resmi Honda,” ujar Rina dalam keterangan resminya.

Chatbot Pintar yang Siap Melayani 24 Jam

Salah satu keunggulan WANDA adalah teknologi chatbot yang mampu memahami pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari. Pengguna cukup mengetik kebutuhan mereka, kemudian sistem akan memberikan jawaban yang relevan tanpa harus berpindah ke berbagai platform.

Layanan ini tersedia selama 24 jam setiap hari, sehingga pelanggan tidak perlu menunggu dealer buka untuk mendapatkan informasi mengenai servis berkala, promo terbaru, fitur aplikasi, maupun layanan Honda lainnya.

Selain melalui aplikasi, WANDA juga dapat diakses lewat situs resmi Wahana Honda dan akun WhatsApp resmi perusahaan. Seluruh informasi yang diterima berasal dari sumber terpercaya sehingga memberikan rasa aman bagi konsumen.

Riwayat Servis Digital hingga Booking AHASS dalam Satu Aplikasi

Tak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, WANDA juga menghadirkan berbagai fitur yang mempermudah pemilik motor Honda dalam mengelola kendaraannya.

Pengguna dapat melakukan Booking Service di bengkel AHASS pilihan tanpa harus mengantre. Aplikasi juga menyediakan fitur KPB Digital untuk memantau jadwal Kartu Perawatan Berkala sehingga servis rutin tidak lagi terlewat.

Fitur Riwayat Servis Digital menjadi salah satu nilai tambah karena seluruh catatan perawatan dan bukti transaksi tersimpan secara digital. Dengan demikian, pemilik kendaraan tidak perlu khawatir dokumen servis hilang atau rusak.

Selain itu, WANDA juga menyediakan katalog produk, informasi suku cadang asli Honda, promo terbaru, hingga program Poin & Rewards yang memungkinkan pengguna mengumpulkan poin dari setiap transaksi dan menukarkannya dengan berbagai voucher merchant.

Cara Menggunakan WANDA

Mengakses seluruh layanan tersebut juga tergolong mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi WANDA melalui Google Play Store atau Apple App Store, kemudian melakukan registrasi menggunakan nomor telepon atau alamat email.

Setelah akun aktif, pengguna cukup mendaftarkan sepeda motor Honda dengan memasukkan nomor mesin sesuai data pada STNK. Seluruh fitur digital pun langsung dapat digunakan.

Melalui pengembangan WANDA, PT Wahana Makmur Sejati menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan purnajual yang semakin modern dan sesuai dengan gaya hidup digital masyarakat saat ini. Dengan akses yang cepat, informasi resmi, serta berbagai fitur praktis dalam satu aplikasi, WANDA menjadi solusi bagi pemilik sepeda motor Honda yang menginginkan layanan lebih efisien tanpa harus bergantung pada dokumen fisik maupun kunjungan langsung ke dealer.

GAIKINDO Usulkan Insentif Untuk Semua Jenis Kendaraan

Industri otomotif nasional kembali mendapat angin segar setelah Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Perindustrian, dalam menjaga pertumbuhan dan daya saing sektor otomotif di Tanah Air.

Menurut GAIKINDO, pemerintah selama ini konsisten menghadirkan berbagai kebijakan strategis, mulai dari insentif fiskal, fasilitas investasi, hingga forum komunikasi dengan pelaku industri. Langkah tersebut dinilai mampu menjaga keberlangsungan industri otomotif di tengah berbagai tantangan, mulai dari pandemi COVID-19, transisi menuju elektrifikasi, hingga dinamika ekonomi global.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan bahwa hubungan pemerintah dengan industri otomotif dibangun melalui komunikasi terbuka dan kebijakan yang berkesinambungan.

Salah satu bentuk dukungan yang diapresiasi adalah fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS). Selama periode Juli 2008 hingga Desember 2025, skema tersebut telah dimanfaatkan oleh 74 perusahaan, dengan 57 di antaranya berasal dari industri otomotif. Fasilitas ini memungkinkan pembebasan bea masuk untuk impor bahan baku dan komponen yang belum diproduksi di dalam negeri sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Selain itu, kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga dinilai berperan penting dalam menjaga permintaan kendaraan domestik. Program tersebut dimanfaatkan oleh berbagai produsen otomotif seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, hingga Isuzu yang telah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Di sisi lain, implementasi Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021 turut mendorong investasi baru di sektor kendaraan elektrifikasi. Program ini mencakup kendaraan Low Cost Green Car (LCGC), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV).

GAIKINDO juga menilai forum komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Jepang, seperti Indonesia–Japan Automobile Dialogue serta Biofuel Co-Creation Task Force Meeting, telah menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat pengembangan biofuel sekaligus mempererat kerja sama industri otomotif kedua negara.

Melihat besarnya kontribusi industri otomotif terhadap perekonomian nasional, GAIKINDO berharap dukungan pemerintah terus diperluas. Ketua Bidang Pengembangan Pasar GAIKINDO, Jongkie Sugiarto, mengungkapkan bahwa sejumlah produsen otomotif asal Tiongkok yang mulai berinvestasi di Indonesia juga menginginkan dukungan kebijakan serupa agar dapat menjalankan investasi jangka panjang.

Karena itu, GAIKINDO telah mengusulkan kepada Kementerian Perindustrian agar stimulus insentif tidak hanya diberikan kepada kendaraan elektrifikasi, tetapi juga mencakup kendaraan bermesin konvensional (ICE), Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV). Langkah tersebut diyakini mampu menjaga keseimbangan pertumbuhan pasar sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia sebagai pusat investasi otomotif di kawasan Asia Tenggara.

Toyota New Hilux Meluncur di Indonesia, Hadir Varian Battery EV!

PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Toyota New Hilux di Indonesia dengan pembaruan signifikan pada sektor performa, desain, teknologi, hingga keselamatan. Tak hanya itu, Toyota juga memperkenalkan New Hilux Battery EV, menjadikannya sebagai salah satu kendaraan niaga elektrifikasi terbaru yang memperluas implementasi strategi Toyota Multipathway di Tanah Air.

Penyegaran generasi terbaru ini menjadi langkah penting Toyota untuk mempertahankan dominasi Hilux di segmen pikap 4×4. Berdasarkan data perusahaan, pangsa pasar Hilux meningkat dari 57 persen pada periode Januari–Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun 2026.

Performa Makin Meningkat

Perubahan paling terasa terdapat pada sektor dapur pacu. Kini seluruh varian diesel mengandalkan mesin 1GD-FTV 2.8L turbodiesel yang menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 500 Nm. Peningkatan performa tersebut membuat New Hilux semakin siap menghadapi kebutuhan operasional berat, aktivitas pertambangan, perkebunan, hingga petualangan off-road.

Kemampuan tersebut didukung sistem 4WD Part Time lengkap dengan Rear Differential Lock, sehingga traksi tetap optimal saat melintasi berbagai medan ekstrem. Toyota juga melakukan penyempurnaan pada suspensi, stabilitas, serta kualitas pengendalian agar kenyamanan berkendara semakin baik baik di jalan raya maupun jalur non-aspal.

Tampilan dan Fitur Futuristis

Dari sisi desain, New Hilux tampil lebih modern melalui konsep Cyber SUMO yang menghadirkan karakter gagah sekaligus futuristis. Tampilan depan kini menggunakan desain grille baru, lampu LED yang lebih ramping, serta tulisan TOYOTA besar di bagian depan dan belakang yang memperkuat identitas kendaraan.

Masuk ke dalam kabin, Toyota menghadirkan interior yang jauh lebih modern. Varian tertinggi Hilux V dibekali layar multimedia 12,3 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, dipadukan panel instrumen digital TFT 12 inci. Berbagai fitur premium seperti Wireless Charger, Electronic Parking Brake (EPB), Multi Terrain Select, Drive Mode, Electric Power Steering, hingga Power Seat semakin meningkatkan kenyamanan pengemudi.

Berkendara Makin Aman

Aspek keselamatan juga mengalami peningkatan berkat hadirnya Toyota Safety Sense (TSS) 3.0 pada varian tertentu. Paket fitur tersebut meliputi Pre-Collision System, Adaptive Cruise Control, Lane Tracing Assist, Auto High Beam, ditambah Blind Spot Monitor, Parking Support Brake, Tire Pressure Monitoring System, serta 7 airbags pada tipe V.

Yang paling menarik adalah debut Toyota New Hilux Battery EV. Pikap listrik ini menggunakan dua motor listrik AWD yang dipadukan baterai lithium-ion 59,2 kWh dengan output gabungan mencapai 144 kW. Konfigurasi tersebut menjanjikan akselerasi responsif sekaligus traksi maksimal di berbagai kondisi jalan.

Toyota juga membekali Hilux Battery EV dengan suspensi De-Dion guna menjaga stabilitas kendaraan saat membawa beban maupun melintasi medan berat. Kehadiran model ini menjadi alternatif kendaraan operasional rendah emisi tanpa menghilangkan karakter tangguh yang selama ini melekat pada nama Hilux.

Untuk pasar Indonesia, Toyota menawarkan empat varian diesel dengan harga mulai Rp416,8 juta hingga Rp574,2 juta. Sementara Hilux Battery EV dipasarkan dengan banderol Rp1,019 miliar (OTR Jakarta).

Keiichi Tsuchiya, Sang Drift King Dipastikan Hadir di IMX 2026

Dunia modifikasi dan motorsport Indonesia bakal kedatangan tamu istimewa pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 “Next Gen Culture”. Sosok legendaris dunia drifting, Keiichi Tsuchiya, dipastikan hadir sebagai salah satu bintang utama dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Kehadiran pria yang dijuluki Drift King itu menjadi kabar menggembirakan bagi para pecinta otomotif Tanah Air. Tsuchiya dikenal sebagai sosok yang mempopulerkan teknik drifting modern menggunakan Toyota AE86 Sprinter Trueno hingga menjadi fenomena global.

Berawal Balap Liar Hingga Legenda Dunia

Nama Keiichi Tsuchiya tidak lahir dari lintasan balap profesional. Sebelum dikenal dunia, ia mengasah kemampuan mengendalikan mobil melalui jalan pegunungan Jepang atau touge.

Karier balap profesionalnya dimulai pada 1977 lewat ajang Fuji Freshman Series. Namun gaya mengemudi agresif dan teknik oversteer yang ia tampilkan membuat namanya semakin populer di kalangan komunitas otomotif Jepang.

Popularitasnya semakin mendunia setelah merilis video legendaris Pluspy pada 1987 yang memperlihatkan aksi drifting di jalan pegunungan Jepang. Video tersebut menjadi salah satu tonggak lahirnya budaya drifting modern yang kini berkembang di berbagai negara.

Prestasi Tsuchiya di dunia balap pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menjadi juara Formula Mirage 1990, finis runner-up Suzuka 1000 km 1994, dua kali juara kelas di ajang 24 Hours of Le Mans pada 1995 dan 1999, serta menjadi runner-up All Japan GT Championship musim 2001.

Setelah pensiun dari dunia balap profesional pada 2004, Tsuchiya tetap aktif sebagai Team Director tim ARTA, juri D1 Grand Prix, konsultan anime Initial D, hingga tampil sebagai cameo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift.

Siapkan Kejutan Khusus di IMX 2026

Tak sekadar hadir menyapa penggemar, Keiichi Tsuchiya mengungkapkan dirinya tengah menyiapkan sebuah proyek spesial yang hanya akan diperlihatkan pada IMX 2026.

“Saya siap hadir kembali di IMX 2026. Saya masih merahasiakan apa saja yang nanti saya hadirkan di IMX 2026. Tunggu kejutannya dari saya,” ujar Keiichi Tsuchiya.

Project Director IMX, Andre Mulyadi, menilai kehadiran sang Drift King menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan industri modifikasi nasional.

Menurutnya, IMX ingin menghadirkan lebih banyak kolaborasi internasional sehingga builder dan modifikator Indonesia dapat belajar langsung dari tokoh-tokoh otomotif dunia.

Presale 3 Resmi Dibuka

Bersamaan dengan pengumuman kehadiran Keiichi Tsuchiya, panitia juga membuka penjualan tiket Presale 3 yang menjadi kesempatan terakhir mendapatkan harga spesial sebelum memasuki harga normal.

Kategori tiket yang tersedia meliputi:

Daily Pass Regular
Jumat (9 Oktober): Rp85.000
Sabtu (10 Oktober): Rp100.000
Minggu (11 Oktober): Rp100.000
3 Days Pass Regular: Rp275.000
3 Days Pass Fastlane VIP: Rp1.000.000

Pemegang tiket VIP akan memperoleh berbagai keuntungan seperti akses masuk lebih awal, jalur penukaran khusus, kaos edisi terbatas IMX, collectible pin, raffle coupon, hingga kesempatan mengikuti IMX Supergiveaway.

Selain menghadirkan Keiichi Tsuchiya, IMX 2026 juga akan diramaikan berbagai program unggulan seperti NMAA Ultimate Builder, IMX Drift Club Underground, peluncuran produk aftermarket terbaru, mobil-mobil modifikasi eksklusif, komunitas otomotif, hingga undian IMX Supergiveaway Car.

Berbagai merek otomotif seperti Wuling, Toyota, Jetour, GWM, Daihatsu, serta sejumlah brand aftermarket nasional maupun internasional dipastikan ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Dengan skala penyelenggaraan yang semakin besar setiap tahunnya, IMX 2026 diproyeksikan menjadi salah satu festival modifikasi paling bergengsi di Asia Tenggara sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas industri modifikasi otomotif kawasan.

OLX Luncurkan Fitur Mobil Baru dan Promo Trade-In di GIIAS 2026

Perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif Indonesia mendorong pelaku industri menghadirkan layanan yang semakin adaptif. Menjawab dinamika tersebut, OLX resmi meluncurkan Sub Kategori Mobil Baru, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna membandingkan pilihan mobil baru dan mobil bekas dalam satu platform. Inovasi ini sekaligus menjadi langkah strategis OLX dalam menyambut gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Peluncuran fitur terbaru tersebut didasarkan pada perubahan tren pencarian kendaraan di platform OLX. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, minat terhadap iklan mobil bekas tercatat turun sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, aktivitas pencarian kendaraan tetap tinggi dengan rata-rata mencapai 2,7 juta pencarian setiap bulan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa calon pembeli kini tidak lagi terpaku pada satu pilihan. Mereka cenderung membandingkan mobil baru dan mobil bekas sebelum mengambil keputusan pembelian. Bahkan, berdasarkan hasil studi yang dikutip OLX, sebanyak 66 persen calon konsumen kini lebih fleksibel dalam mempertimbangkan kedua opsi tersebut.

Memilih Mobil Kini Lebih Praktis

Melalui Sub Kategori Mobil Baru, pengguna dapat mengakses berbagai pilihan kendaraan baru tanpa harus berpindah platform. Caranya pun cukup sederhana. Pengguna hanya perlu masuk ke kategori Mobil, kemudian memilih Sub Kategori Mobil Baru untuk melihat beragam merek serta model yang tersedia sesuai kebutuhan dan anggaran.

Direktur OLX, Agung Iskandar, menjelaskan bahwa kehadiran fitur ini bukan berarti pasar mobil baru akan menggantikan mobil bekas. Sebaliknya, kedua segmen tersebut justru saling melengkapi.

Menurutnya, konsumen umumnya memulai proses pencarian dengan mengeksplorasi berbagai pilihan terlebih dahulu sebelum menentukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan maupun kemampuan finansial. Karena itu, OLX menghadirkan seluruh pilihan dalam satu ekosistem sehingga proses “Cek, Bandingkan, Deal” menjadi lebih mudah dan efisien.

Promo Menarik Selama GIIAS 2026

Momentum peluncuran fitur baru ini juga bertepatan dengan penyelenggaraan GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Selama pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut, OLX menghadirkan promo khusus berupa saldo e-Toll hingga Rp500 ribu bagi pengguna yang melakukan proses pencarian, membandingkan kendaraan melalui platform OLX, hingga berhasil menyelesaikan transaksi.

Tak hanya itu, OLXmobbi juga kembali berpartisipasi sebagai Official Trade-in Partner GIIAS 2026. Kehadiran layanan ini memberikan solusi praktis bagi pemilik kendaraan yang ingin melakukan tukar tambah dengan proses yang cepat, aman, serta transparan.

Sebagai bagian dari program promosi selama pameran, OLXmobbi menawarkan cashback hingga Rp15 juta, disertai berbagai aktivitas interaktif dan hadiah menarik bagi para pengunjung.

Melalui kombinasi layanan tersebut, OLX ingin menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi konsumen, mulai dari mencari informasi mobil baru, membandingkan berbagai pilihan kendaraan, hingga menjual atau melakukan trade-in mobil lama melalui OLXmobbi. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi OLX sebagai salah satu platform otomotif digital yang terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Wuling Aira EV Muncul di PDKI, Benarkah Jadi Penerus Air ev?

Dalam sebuah pameran di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Barat pekan lalu, Wuling memamerkan satu unit city car EV terbaru mereka.

Mobil listrik mungil yang diberi label Mini EV tersebut membuat pengunjung dan awak media penasaran. Pasalnya, beredar kabar Wuling Motors telah mendaftarkan nama Wuling Aira EV dan tertera dalam dokumen Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Apakah ini dia mobil yang dimaksud?

Aira EV atau Mini EV?

Kemunculan nama Aira EV diduga bakal menjadi generasi penerus dari mobil listrik Wuling Air ev yang telah dipasarkan di Indonesia selama beberapa tahun. Model yang satu ini popularitasnya di pasar mobil listrik Tanah Air cukup tinggi dan jadi salah satu penopang penjualan Wuling Motors.

Berdasarkan data yang tercantum di laman PDKI, nama Aira EV didaftarkan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd. pada 8 April 2026. Hmm…masih cukup hangat.

Hal tersebut memicu berbagai prediksi dan dugaan seputar  model baru yang sedang dipersiapkan untuk pasar global, termasuk Indonesia. Pendaftaran nama dagang kerap menjadi tahapan awal serta petunjuk jelang peluncuran sebuah produk baru ke publik.

Berdasarkan referensi yang ada, Wuling Mini EV di pasar domestik China menggunakan label Wuling Hongguang Mini EV generasi II.

Sedangkan model Wuling Hongguang Mini EV generasi I yang hingga saat ini masih diproduksi dan dipasarkan di China punya kekerabatan erat dengan Air EV.

Jika ditilik dari rancang bangunnya, Wuling Air EV yang di pasar domestik China punya kode nomenklatur E50 berbasis platform SGMW Global Small Electric Vehicle (GSEV). Platform untuk mobil listrik ukuran kecil ini juga digunakan model Baojun dan Macaron.

Untuk model Mini EV, kode nomenklaturnya E110C dan berbasis platform Tianyu S Architecture. Antara model Air ev dan Mini EV, keduanya menggunakan motor listrik tunggal penggerak roda belakang (RWD).

Meskipun bentuknya sepintas hampir mirip, ternyata terdapat sejumlah perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan yang paling terlihat adalah jumlah pintu. Wuling Mini EV memiliki lima pintu, sedangkan Air ev model tiga pintu.

Berdasar data yang tertera pada situs resmi Wuling Motors di China, dimensi bodi Mini EV dan Air ev cukup banyak selisihnya.

Berikut perbandingan dimensi Air EV dan Wuling Mini EV (Aira).

Wuling Air ev: (P x L x T) 2.974mm x 1.506mm x 1.631mm dan wheelbase 2.010mm.

Wuling Mini EV (Aira): (P x L x T) 3.268mm x 1.520mm x 1.575mm dan wheelbase 2.190mm.

Dari sektor performa tak ada perbedaan antara kedua model tersebut.

Wuling Air ev yang dipasarkan di Indonesia dibekali motor listrik tunggal penggerak roda belakang (RWD) dengan output daya 30 kW (40 hp) dan torsi puncak 110 Nm. Performa yang dimiliki Wuling Hongguang Mini EV setara dengan Air ev.

Untuk baterai, Air ev tersedia versi Lite 200 dengan baterai berdaya 17,3 kWh yang bisa menghasilkan jarak tempuh hingga 200 km. Sedangkan untuk varian Standard dan Long Range dibekali baterai berdaya 26,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km.

Wuling Hongguang Mini eV yang dipasarkan di China tak disebutkan berapa besaran kapasitas daya baterainya. Hanya tertera dua opsi jarak jelajah yakni 205 km dan 301 km. Tak banyak perbedaan dari Air ev.

Nah, ternyata para konsumen sudah bisa melakukan pemesanan via pre-booking (inden) untuk Wuling Mini EV meskipun belum diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Jadi, apakah bakal tetap pakai nama Mini EV atau Aira EV? Kita tunggu tanggal tayang resminya, kemungkinan tak akan lama lagi.

Test Drive Leapmotor B10: Harga 500 Jutaan dengan Rasa Eropa

Persaingan SUV listrik di Indonesia akan semakin panas dengan kehadiran Leapmotor B10. Menjelang peluncuran resminya di GIIAS 2026, kami berkesempatan menjajal langsung SUV listrik terbaru ini dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung.

Selama beberapa tahun terakhir, sebagian konsumen masih mempertanyakan kualitas mobil listrik asal China. Keluhan yang sering muncul mulai dari sistem infotainment yang lambat, kualitas material interior yang kurang memuaskan, hingga suara motor listrik yang masih terdengar masuk ke dalam kabin.

Namun pengalaman tersebut justru berbeda saat kami mencoba Leapmotor B10. SUV listrik ini menawarkan kesan premium yang bahkan terasa mendekati karakter mobil Eropa.

Interior Premium dengan Teknologi Modern

Begitu memasuki kabin, nuansa modern langsung terasa. Dashboard dirancang minimalis tanpa ornamen berlebihan sehingga tampil elegan dan mudah dipahami.

Perhatian langsung tertuju pada layar sentuh horizontal berukuran 14,6 inci yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155 dan sistem operasi Leap OS 4.0. Seluruh menu berjalan sangat responsif, perpindahan antarmuka berlangsung mulus layaknya menggunakan smartphone kelas premium.

Fitur kamera 360 derajat juga menjadi salah satu nilai jual utama. Resolusi gambar sangat tajam dengan pilihan tampilan panorama dan bird view yang memudahkan saat parkir maupun bermanuver di area sempit.

Leapmotor turut menyediakan dua wireless charging pad di konsol tengah sehingga pengemudi dan penumpang dapat mengisi daya smartphone secara bersamaan.

Kualitas material interior juga patut diapresiasi. Permukaannya terasa lembut dengan finishing yang rapi. Seluruh material bahkan telah memenuhi standar Oeko-Tex Standard 100 sehingga minim kandungan zat kimia berbahaya dan aman bagi keluarga, termasuk anak-anak.

Menariknya lagi, kabin tidak mengeluarkan aroma menyengat seperti mobil baru pada umumnya karena penggunaan perekat berbasis air.

Struktur Canggih, Handling Lebih Stabil

Keunggulan utama Leapmotor B10 sebenarnya berada pada teknologi Cell-to-Chassis (CTC) 2.0. Berbeda dengan konstruksi mobil listrik konvensional, paket baterai menjadi bagian dari struktur bodi sehingga menghasilkan pusat gravitasi lebih rendah dan ruang kabin lebih lega.

Teknologi tersebut juga meningkatkan kekakuan struktur kendaraan. Leapmotor mengklaim rigiditas torsional mencapai 36.300 Nm/derajat, angka yang biasa ditemui pada SUV premium dengan harga jauh lebih tinggi.

Saat melintasi Tol Cipularang, karakter handling terasa stabil. Suspensi yang dikembangkan bersama tim engineering Maserati di Balocco, Italia, mampu meredam permukaan jalan beton dengan baik tanpa mengorbankan kenyamanan.

Respon kemudi juga terasa presisi, sementara kabin tetap senyap bahkan saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Dengung motor listrik hampir tidak terdengar sehingga kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) menjadi salah satu keunggulan yang paling terasa selama pengujian.

Dirakit di Indonesia, Siap Bersaing di Segmen SUV Listrik

Leapmotor B10 juga telah dirakit secara lokal di fasilitas PT National Assembler (Indomobil Group) di Purwakarta, Jawa Barat, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen.

Fasilitas produksi tersebut memiliki kapasitas sekitar 800 unit per bulan sehingga diharapkan mampu memenuhi permintaan pasar tanpa waktu inden yang panjang.

Meski harga resminya belum diumumkan, Leapmotor Indonesia memberi sinyal bahwa B10 akan dipasarkan di kisaran Rp500 jutaan. Dengan spesifikasi tersebut, SUV listrik ini diprediksi akan bersaing langsung dengan BYD Atto 3, Geely EX5, MG S5 EV, hingga Aion V.

Jika seluruh spesifikasi dan kualitas berkendara yang kami rasakan dipertahankan hingga peluncuran resmi di GIIAS 2026, Leapmotor B10 berpotensi menjadi salah satu penantang paling serius di segmen SUV listrik menengah Indonesia.

BYD Umumkan Harga Resmi M6 Dual Mode di Indonesia

PT BYD Motor Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BYD M6 Dual Mode (DM) untuk pasar Indonesia. Kabar ini langsung menarik perhatian karena MPV berteknologi elektrifikasi tersebut dibanderol mulai Rp 298 juta OTR Jakarta, menjadikannya salah satu kendaraan energi baru dengan harga paling kompetitif di segmennya.

Di tengah meningkatnya biaya mobilitas dan harga bahan bakar yang terus berfluktuasi, kehadiran BYD M6 DM menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan efisiensi layaknya mobil listrik tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara sehari-hari.

Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) memang masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap total penjualan kendaraan di Indonesia. Karena itu, efisiensi bahan bakar dan biaya kepemilikan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kendaraan keluarga.

Teknologi Dual Mode, Sensasi Mobil Listrik Tanpa Khawatir Jarak Tempuh

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru yang dirancang dengan pendekatan EV-Oriented. Artinya, pengalaman berkendara tetap mengutamakan karakter kendaraan listrik yang halus, responsif, dan senyap.

Namun berbeda dengan mobil listrik murni, teknologi DM mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin secara cerdas sehingga mampu memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

BYD menyebut teknologi ini mengusung filosofi G.A.S.S. atau Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Karakter tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang memiliki pola mobilitas sangat beragam.

Biaya Perawatan Lebih Hemat hingga 30 Persen

Salah satu keunggulan utama BYD M6 DM adalah efisiensi biaya kepemilikan. Berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, kendaraan ini diklaim mampu menghadirkan biaya perawatan sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama.

Efisiensi tersebut diperoleh dari kemampuan sistem Dual Mode dalam mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik dan bahan bakar sesuai kondisi perjalanan. Hasilnya, konsumsi energi menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.

Tersedia Lima Varian dengan Harga Kompetitif

Untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam, BYD menghadirkan M6 DM dalam dua tipe utama, yakni Classic dan Cross.

Varian Classic menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga mulai Rp 298 juta untuk tipe Standard dan Rp 318 juta untuk tipe Dynamic.

Sementara tipe Cross hadir dengan tampilan lebih premium dan fitur yang lebih lengkap. Harga yang ditawarkan terdiri dari Advanced Rp 360 juta, Superior Rp 380 juta, dan Superior Captain Seat Rp 390 juta.

Dengan rentang harga tersebut, BYD M6 DM berpotensi menjadi salah satu penantang serius di segmen MPV elektrifikasi yang saat ini semakin berkembang di Indonesia.

Sejak diperkenalkan pada Mei 2026, BYD mengungkapkan bahwa lebih dari 20.000 konsumen telah menunjukkan minat terhadap teknologi Dual Mode. Antusiasme tersebut menjadi indikasi bahwa pasar Indonesia mulai menerima kendaraan energi baru sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien, fleksibel, dan ekonomis.